Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Kecelakaan Truk di Lumbang yang Tewaskan 1 Orang

LUMBANG, Radar Bromo – Polres Pasuruan tidak bisa berbuat banyak terkait peristiwa kecelakaan truk muat kayu yang tidak kuat melaju di tanjakan hingga menewaskan satu orang pada Kamis (4/6) di Jalan Raya Lumbang, Kabupaten Pasuruan. Pasalnya, pihak dari keluarga korban enggan melakukan pemeriksaan secara medis. Bahkan, sampai saat ini mereka tidak melaporkan peristiwa ini pada pihak kepolisian.

Kanitlaka Satlantas Polres Pasuruan Iptu Marti mengungkapkan, pihaknya sudah mengetahui adanya kecelakaan tersebut. Bahkan, pihak laka bersama Polsek Lumbang sempat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan rumah korban, M. Wisnu Mubaroq, 9 dan Jainus Sofil Mahmud, 20, warga Desa Pancur, Kecamatan Lumbang.

Sayangnya, pihak keluarga tertutup dan tidak mau memberikan keterangan apapun pada pihak kepolisian. Bahkan, saat dibujuk untuk melakukan pemeriksaan secara medis, kedua keluarga korban menolak. Mereka memilih untuk tidak melaporkan hal ini dan menganggap ini sebagai musibah. Sehingga, penyelidikan pun dihentikan.

“Penyebab kecelakaan ini belum bisa kami pastikan. Keluarga korban enggan melaporkan hal ini maupun memeriksakan secara medis. Jadi, apa yang mau diselediki. Otomatis penyelidikan dihentikan,” ungkap Marti.

Untuk diketahui, sebuah truk muat kayu tidak kuat melaju di jalur tanjakan di Jalan Raya Lumbang pada Kamis (4/6). Akibatnya, truk tiba-tiba mundur dengan kecepatan tinggi dan menabrak pengendara motor yang berada tepat di belakangnya.

Satu orang tewas dalam peristiwa ini atas nama, M. Wisnu Mubaroq, 9, sementara satu korban lainnya bernama Jainus Sofil Mahmud, 20, mengalami luka. Peristiwa ini pun sempat terekam dalam closed circuit television (CCTV). Diduga truk tidak kuat melaju karena jalur menanjak dan berkelok. (riz/fun)