Belok Tak Pakai Sein, Beat v Nex di Brumbungan Lor Gending, 3 Korban Terluka

TERGELETAK: Kedua korban yang terlibat kecelakaan di Jalan Raya Brumbungan, Paiton, Jumat (5/6) sore. Keduanya dibawa ke Puskemas Gending usai kejadian. (Foto: Mukhamad Rosyidi/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GENDING, Radar Bromo – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur pantura Probolinggo-Situbondo, tepatnya masuk Jalan Raya Brumbungan Lor. Kecelakaan itu melibatkan 2 motor dan mengakibatkan 3 korban terluka.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden itu terjadi sekitar pukul 16.00 di timur SPBU Brumbungan Lor. Kecelakaan melibatkan 2 kendaraan sepeda motor matik. Yakni, sepeda motor Honda Beat putih nopol N 6744 XG yang dikendarai seorang perempuan dengan Suzuki Nex biru pelat N 2819 NC yang dinaiki 2 pria.

“Tiba-tiba brakk. Saya toleh ternyata sudah ada 2 orang tergeletak di tengah jalan dan seorang perempuan di pinggir jalan,” kata salah seorang saksi di TKP, Umar.

Saat itu kondisi jalan sepi. Sehingga, terlihat jelas kejadian tersebut. “Jalannya sepi. Jadi, sama-sama dari arah timur,” tandasnya.

MERINTIH KESAKITAN: Korban kecelakaan dibawa dengan kendaraan bak terbuka. (Foto: Mukhamad Rosyidi/Jawa Pos Radar Bromo)

 

Kedua pria pengendara sepeda motor Honda Nex diketahui bernama Satumin, warga RT 1/RW 5 Dusun Sumber, Desa Sebaung, Kecamatan Gending dan Rasit, 70, warga Desa Pikatan, Kecamatan Gending. Sedangkan pemotor perempuan bernama Hosian, 27, warga Nguling, Pasuruan, menderita luka lecet. Warga kemudian membawa ketiganya untuk dievakuasi ke Puskesmas Gending.

“Yang perempuan sadar, katanya dari Pasuruan. Dia bilang kalau lawannya (tabrakan, Red) tidak menyalakan lampu sein saat mau belok. Sehingga, tertabrak dari belakang olehnya. Keduanya dari arah timur,” lanjut Umar.

Yati, anak dari salah satu korban mengatakan, ayahnya bekerja serabutan pascapensiun dari PG Sebaung. Kemarin, dia bekerja di sekitar Brumbungan Lor untuk menggemburkan tanah sawah. Itu, terlihat dari 2 alat garputala yang dibawa kedua pria paro baya itu.

“Kerja serabutan, biasanya ayah kalau bekerja naik sepeda onthel. Gak tahu kok tiba-tiba naik motor,” kata Yati.

Sementara itu, pihak kepolisian langsung menuju ke TKP setelah mengetahui laka itu. Kecelakaan itu masih didalami. “Sudah kami tangani. Anggota langsung ke TKP. Untuk kronologi pastinya masih kami dalami,” ungkap Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Iptu I Nyoman Harayasa. (sid/fun)