alexametrics
30 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

Berlayar, ABK asal Pandaan Ditemukan Meninggal

MAYANGAN, Radar Bromo- Seorang anak buah kapal (ABK) asal Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Anton, 51, ditemukan meninggal dunia. Senin (6/4), sekitar pukul 01.00, jenazahnya tiba di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, Probolinggo.

Diduga, korban meninggal karena sakit jantung. Dari Pelabuhan PPP Mayangan, jenazah korban langsung dibawa pulang ke rumah duka. “Memang betul ada ABK yang meninggal dunia dan langsung dibawa pulang ke daerah asalnya. Bisa konfirmasi ke KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) dan Satpolairud,” ujar Kapolsek Mayangan, Polres Probolinggo Kota, Kompol Firman.

Keterangan lebih lengkap disampaikan KBO Satpolairud Polres Probolinggo, Ipda Suyono. Menurutnya, ABK tersebut meninggal saat berlayar. “Meninggalnya saat masih berlayar ketika istirahat. Saat dibangunkan oleh rekannya, sudah ditemukan meninggal. Dugaan sementara, karena sakit jantung,” ujarnya.

Suyono meminta memastikan penyebab kematian korban ke KKP. Namun, ketika Jawa Pos Radar Bromo, berusaha mendapatkan keterangan dari KKP, petugas yang berwenang di KKP tidak ada di tempat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, Anton merupakan ABK Kapal Motor (KM) Rejeki Baru yang dinakhodai Ruslan. Kapal ini berangkat pada 7 Januari 2020 dari Dobo, Papua menuju Kepulauan Aru, untuk mencari ikan.

Korban diketahui telah meninggal dunia pada 24 Maret 2020, sekitar pukul 22.00. Kali pertama, korban diketahui meninggal oleh salah seorang rekannya yang berusaha membangunkannya. Setelah melalui perjalanan cukup jauh, kemarin jenazah korban tiba di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, sekitar pukul 01.00.

Sekitar pukul 07.00, petugas dari KKP; Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan; Satpolairud; dan Polsek Mayangan, merapat ke Pelabuhan. Setelah dievakuasi petugas, jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka menggunakan ambulans. “Sesuai instruksi Wali Kota disampaikan jika ABK kapal meninggal sakit langsung dibawa ke rumah duka,” ujar Suyono. (put/rud)

 

MAYANGAN, Radar Bromo- Seorang anak buah kapal (ABK) asal Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Anton, 51, ditemukan meninggal dunia. Senin (6/4), sekitar pukul 01.00, jenazahnya tiba di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, Probolinggo.

Diduga, korban meninggal karena sakit jantung. Dari Pelabuhan PPP Mayangan, jenazah korban langsung dibawa pulang ke rumah duka. “Memang betul ada ABK yang meninggal dunia dan langsung dibawa pulang ke daerah asalnya. Bisa konfirmasi ke KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) dan Satpolairud,” ujar Kapolsek Mayangan, Polres Probolinggo Kota, Kompol Firman.

Keterangan lebih lengkap disampaikan KBO Satpolairud Polres Probolinggo, Ipda Suyono. Menurutnya, ABK tersebut meninggal saat berlayar. “Meninggalnya saat masih berlayar ketika istirahat. Saat dibangunkan oleh rekannya, sudah ditemukan meninggal. Dugaan sementara, karena sakit jantung,” ujarnya.

Suyono meminta memastikan penyebab kematian korban ke KKP. Namun, ketika Jawa Pos Radar Bromo, berusaha mendapatkan keterangan dari KKP, petugas yang berwenang di KKP tidak ada di tempat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, Anton merupakan ABK Kapal Motor (KM) Rejeki Baru yang dinakhodai Ruslan. Kapal ini berangkat pada 7 Januari 2020 dari Dobo, Papua menuju Kepulauan Aru, untuk mencari ikan.

Korban diketahui telah meninggal dunia pada 24 Maret 2020, sekitar pukul 22.00. Kali pertama, korban diketahui meninggal oleh salah seorang rekannya yang berusaha membangunkannya. Setelah melalui perjalanan cukup jauh, kemarin jenazah korban tiba di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, sekitar pukul 01.00.

Sekitar pukul 07.00, petugas dari KKP; Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan; Satpolairud; dan Polsek Mayangan, merapat ke Pelabuhan. Setelah dievakuasi petugas, jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka menggunakan ambulans. “Sesuai instruksi Wali Kota disampaikan jika ABK kapal meninggal sakit langsung dibawa ke rumah duka,” ujar Suyono. (put/rud)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/