BPCB Jatim: Ekskavasi di Candi Keboireng Berlangsung Sepekan

GEMPOL, Radar Bromo- Proses eskavasi tim BPCB Jatim di lokasi kompleks Candi Keboireng yang ditempuh sejak Selasa (3/3), masih bakal dilanjut. Diagendakan ekskavasi hingga akhir pekan ini saja.

“Eskavasinya sudah berjalan tiga hari terakhir. Selesainya Sabtu (7/3). Untuk sementara satu pekan saja,” tutur arkeolog sekaligus ketua tim eskavasi dari BPCB Jatim Wicaksono Dwi Nugroho.            Wicaksono sapaan akrabnya menambahkan, candi ini masih potensial diteliti secara bertahap.

Menurut Pawiji, dahulu lokasi ini pernah dilakukan ekskavasi. Namun itu dilakukan pada tahun 1984 silam. Saat itu merupakan lahan pribadi milik Pawiji atau juru pelihara, yang merupakan warga setempat. Kini lokasi itu dihibahkan dan dikelola oleh BPCB Jatim.

“Eskavasi kini berjalan fokus kami tampakkan dulu batu kepala kalanya, serta tiga candi prawiranya. Semua berada di depan atau sebelah barat candi induk,” bebernya.

DALAM PENGGALIAN: Batu kepala kala ditemukan di kompleks Candi Keboireng, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol. (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Setelah proses eskavasi selesai, tim arkeolog yang dibantu beberapa tenaga dari warga setempat, akan di catat dan dilakukan perekaman. Dengan tujuan mempermudah proses rekontruksinya. “Tentunya harus cermat dan teliti, dan tahapan yang harus dilakukan juga ditempuh semuanya,” kata Wicak.

Untuk eskavasi totalnya di lokasi ini, dimungkinkan juga akan dilakukan. “Eskavasi total pastinya kami agendakan, agar semua potensi yang ada tampak. Tidak hanya batu kepala kala dan tiga candi prawiranya saja. Tapi bias juga dimungkinkan akan tampak pagar, serta yang lain,” imbuh Kepala BPCB Jatim Andi Muhammad Said, ditemui Jawa Pos Radar Bromo dilokasi kompleks Candi Keboireng.

Disinggung kapan realisasinya untuk eskavasi totalnya, menurutnya menunggu perkembangan serta evaluasi dari proses eskavasi kini sedang berjalan. “Bisa tahun ini, atau bisa juga tahun depannya. Karena potensinya besar untuk diteliti dan ditampakkan seperti apa bentuk yang sesungguhnya,” ujar Said panggilan akrabnya. (zal/fun)