Pengamanan Haul KH Abdul Hamid Libatkan 971 Personel

PASURUAN, Radar Bromo – Haul ulama kharismatik Pasuruan, KH Abdul Hamid digelar Rabu (6/11) esok. Tak jauh dari tahun sebelumnya, ribuan jamaah dari berbagai daerah dipastikan mengikuti acara tersebut.

Untuk itu, sejumlah pihak kini mulai sibuk demi kelancaran haul ke 38 tersebut. Baik dalam segi pengamanan maupun lokasi parkir dan rekayasa lalu lintas.

Kabag Ops Polres Pasuruan Kota, Kompol Hari Subagyo mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak terkait. Selain panitia, juga sejumlah OPD di lingkungan Pemkot Pasuruan.

Menurutnya, kegiatan haul itu memang membutuhkan banyak personel. Karenanya, polisi sendiri menggandeng sejumlah instansi lain untuk memperkuat pengamanan.

Sejauh ini, hampir seribu personel sudah siap dikerahkan. “Nanti akan ada sekitar 971 personel yang dikerahkan,” kata Hari.

Perwira polisi dengan satu melati dibahunya itu menyebut, ratusan personel itu tak hanya anggota kepolisian. Melainkan gabungan dari unsur TNI, Dishub, Pol PP, dan elemen masyarakat lain.”Persiapan sejauh ini sudah cukup matang,” tambahnya.

Hari menambahkan, ratusan personel gabungan itu bakal didistribusikan sebelum pelaksanaan haul. Pihaknya juga telah memetakan titik-titik rawan yang perlu dijaga ketat agar tetap kondusif.

Terpisah, Kanit Patroli Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Anton Hendro Wibowo menyebut ada beberapa kantong parkir utama yang sudah disediakan. Selain itu, juga disiapkan kantong alternatif apabila kantong parkir utama penuh.

“Kami upayakan tidak mengganggu jalan nasional. Kantong parkir ada di dalam kota,” jelasnya.

Sedangkan untuk rekayasa lalu lintas akan menyesuaikan situasi. Misalnya kendaraan yang dari arah Probolinggo bisa diarahkan melintasi Jalan Lingkat Selatan dari simpang Blandongan.

“Kalau sudah mendesak dan butuh rekayasa lalin, dari timur diarahkan masuk Tol Grati agar kepadatan terurai,” bebernya.

Polisi juga memastikan beberapa area yang harus steril dari kendaraan. Terutama roda empat atau lebih. Mulai dari Jalan Niaga, Jalan Wachid Hasyim dan Jalan Jawa.

“Kalau ditemukan, kami koordinasikan dengan LLAJ untuk mendatangkan mobil derek dan memindahkan ke tempat lain. Kecuali kendaraan tamu VIP,” tandasnya.

Ditambahkan Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto, pihak kepolisian siap untuk mengamankan haul Kyai kharismatik itu. Kepolian hanya mengimbau agar pengendara jalan yang ingin melintas untuk menghindari titik kumpul jamaah dan mengambil rute alternatif lainnya. Mulai dari Jalan depan Alun Alun, Jalan Nusantara, Jalan Kyai Hamid dan Jalan Gajah Mada.

“Meski begitu, jika tidak memungkinkan pengendara diperbolehkan memarkir kendaraannya di sekitar titik kumpul. Seperti di dekat Sang Timur, atau di sepanjang Jalan Gajah Mada,” sebut Endy. (tom/riz/fun)