alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Melawan saat Ditangkap, Residivis Curanmor asal Krejengan Ditembak

KRAKSAAN, Radar Bromo – Warga Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Satuman, 29, ditembak anggota Polsek Kraksaan, Polres Probolinggo. Sebab, residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) melawan ketika hendak ditangkap.

Tersangka dibekuk polisi pada Minggu (3/11) sekitar pukul 17.00. Penangkapan bermula ketika pihak kepolisian mendengar tersangka telah keluar dari tahanan karena kasus yang sama. Ketika diketahui tersangka berada di rumahnya, polisi berusaha menangkapnya. “Kami mendapat kabar pelaku telah keluar dari penjara,” ujar Kanit Reskrim Polsek Kraksaan Iptu Slamet.

Menurutnya, meski telah menjalani hukuman, tersangka memiliki tanggungan kasus lain. Yakni, berdasarkan LP/113/IX/2017/Res Prob/Sek Kraksaan tanggal 13 September 2017. Saat itu tersangka mencuri sepeda Motor Yahama Vixion bernopol N 5177 QN. “Itulah dasar kami menangkap pelaku,” ujarnya.

Ketika upaya penangkapan dilakukan, ternyata tidak mudah. Tersangka berusaha kabur dan melawan petugas. Karenanya, pihaknya melakukan upaya tegas dengan melepaskan timah panas dan mengenai tangan kiri tersangka. “Pelaku berhasil dilumpuhkan. Itu, kami lakukan karena yang bersangkutan berupaya melawan petugas dan melarikan diri,” ujarnya.

Setelah berhasil dilumpuhkan, tersangka dibawa ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk mendapatkan perawatan medis. “Pelaku ini residivis ranmor,” ujar Slamet. Dari data kepolisian, pada 2017 tersangka pernah beraksi di tiga wilayah. Yaitu, Kecamatan Paiton, Pajarakan, dan di Kecamatan Besuk. (sid/rud/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Warga Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Satuman, 29, ditembak anggota Polsek Kraksaan, Polres Probolinggo. Sebab, residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) melawan ketika hendak ditangkap.

Tersangka dibekuk polisi pada Minggu (3/11) sekitar pukul 17.00. Penangkapan bermula ketika pihak kepolisian mendengar tersangka telah keluar dari tahanan karena kasus yang sama. Ketika diketahui tersangka berada di rumahnya, polisi berusaha menangkapnya. “Kami mendapat kabar pelaku telah keluar dari penjara,” ujar Kanit Reskrim Polsek Kraksaan Iptu Slamet.

Menurutnya, meski telah menjalani hukuman, tersangka memiliki tanggungan kasus lain. Yakni, berdasarkan LP/113/IX/2017/Res Prob/Sek Kraksaan tanggal 13 September 2017. Saat itu tersangka mencuri sepeda Motor Yahama Vixion bernopol N 5177 QN. “Itulah dasar kami menangkap pelaku,” ujarnya.

Ketika upaya penangkapan dilakukan, ternyata tidak mudah. Tersangka berusaha kabur dan melawan petugas. Karenanya, pihaknya melakukan upaya tegas dengan melepaskan timah panas dan mengenai tangan kiri tersangka. “Pelaku berhasil dilumpuhkan. Itu, kami lakukan karena yang bersangkutan berupaya melawan petugas dan melarikan diri,” ujarnya.

Setelah berhasil dilumpuhkan, tersangka dibawa ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk mendapatkan perawatan medis. “Pelaku ini residivis ranmor,” ujar Slamet. Dari data kepolisian, pada 2017 tersangka pernah beraksi di tiga wilayah. Yaitu, Kecamatan Paiton, Pajarakan, dan di Kecamatan Besuk. (sid/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/