alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Pencairan Dana Kelurahan di Kota Pasuruan Tunggu Pengajuan

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Tahun ini merupakan tahun pertama implementasi dana kelurahan. Termasuk di Kota Pasuruan. Sayangnya, hingga bulan ini belum ada satu pun kelurahan yang mengajukan dana kelurahan ke Pemkot setempat.

Padahal, Pemkot Pasuruan telah siap mencairkan dana kelurahan itu. Masing-masing kelurahan nantinya bakal menerima Rp 352.941.000. Dana itu dapat dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, maupun pemberdayaan masyarakat.

“Pada prinsipnya kami siap melaksanakan program ini. Akan tetapi, masih menunggu pengajuan dari masing-masing kelurahan,” ungkap Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Kota Pasuruan Mochammad Amien.

Sampai saat ini, menurutnya, belum ada kelurahan yang mengajukan pencairan dana kelurahan itu. Kendati demikian, pihaknya terus berupaya mendorong kelurahan agar segera mengajukan pencairan dana kelurahan. Sehingga, program tersebut dapat terealisasi.

“Beberapa kali bimtek sudah digelar. Kami libatkan semua kelurahan dan ada juga beberapa OPD,” cetusnya.

Ia berharap kelurahan segera mengajukan pencairan dana tersebut. Sebab, pengelolaan dana kelurahan itu sendiri sudah memiliki payung hukum yang jelas. Yakni, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 130/2018 tentang Kegiatan Pembangunan Sarana Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat.

“Selain itu, juga ada Perwali Nomor 13 Tahun 2019 yang mengatur soal penganggaran,” bebernya.

Dirinya juga memastikan, pembangunan infrastruktur yang dialokasikan dari dana kelurahan bersifat swakelola. Sehingga, tak akan tumpang tindih dengan kegiatan OPD.

“Kami diundang di Kecamatan Panggungrejo untuk membahas soal ini. Tampaknya, 13 kelurahan di sana sudah siap. Mudah-mudahan dapat terealisasi dalam waktu dekat,” tandasnya. (tom/hn/fun)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Tahun ini merupakan tahun pertama implementasi dana kelurahan. Termasuk di Kota Pasuruan. Sayangnya, hingga bulan ini belum ada satu pun kelurahan yang mengajukan dana kelurahan ke Pemkot setempat.

Padahal, Pemkot Pasuruan telah siap mencairkan dana kelurahan itu. Masing-masing kelurahan nantinya bakal menerima Rp 352.941.000. Dana itu dapat dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, maupun pemberdayaan masyarakat.

“Pada prinsipnya kami siap melaksanakan program ini. Akan tetapi, masih menunggu pengajuan dari masing-masing kelurahan,” ungkap Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Kota Pasuruan Mochammad Amien.

Sampai saat ini, menurutnya, belum ada kelurahan yang mengajukan pencairan dana kelurahan itu. Kendati demikian, pihaknya terus berupaya mendorong kelurahan agar segera mengajukan pencairan dana kelurahan. Sehingga, program tersebut dapat terealisasi.

“Beberapa kali bimtek sudah digelar. Kami libatkan semua kelurahan dan ada juga beberapa OPD,” cetusnya.

Ia berharap kelurahan segera mengajukan pencairan dana tersebut. Sebab, pengelolaan dana kelurahan itu sendiri sudah memiliki payung hukum yang jelas. Yakni, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 130/2018 tentang Kegiatan Pembangunan Sarana Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat.

“Selain itu, juga ada Perwali Nomor 13 Tahun 2019 yang mengatur soal penganggaran,” bebernya.

Dirinya juga memastikan, pembangunan infrastruktur yang dialokasikan dari dana kelurahan bersifat swakelola. Sehingga, tak akan tumpang tindih dengan kegiatan OPD.

“Kami diundang di Kecamatan Panggungrejo untuk membahas soal ini. Tampaknya, 13 kelurahan di sana sudah siap. Mudah-mudahan dapat terealisasi dalam waktu dekat,” tandasnya. (tom/hn/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/