Pemkot Perkuat SDM Kelurahan, Sebelum Digelontor Dana Miliaran

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Pemkot Probolinggo mendorong penguatan SDM di kelurahan untuk mempercepat penyerapan anggaran dana kelurahan. Setiap kelurahan di Kota Probolinggo mendapatkan anggaran sebesar Rp 1,6 miliar.

“Untuk mengelola anggaran sebesar Rp 1,6 miliar di kelurahan ini, perlu ada penyesuaian SDM. Tidak bisa dengan SDM yang sebelumnya tidak pernah mengelola anggaran besar,” ujar Wakil Wali Kota Probolinggo Moch Soufis Subri setelah rapat paripurna DPRD beberapa waktu lalu.

Subri menjelaskan, akan dilakukan penataan SDM di kelurahan. Kelurahan akan diisi orang-orang yang memiliki kompetensi, terutama dalam pengelolaan anggaran.

“Termasuk akan ada pendampingan serta fasilitator pemberdayaan masyarakat. Penggunaan dana kelurahan ini akan ada dua. Yaitu, urusan pemberdayaan dan sarana prasarana. Dua-duanya akan kami perkuat,” tuturnya.

Seperti diketahui, tiap kelurahan di Kota Probolinggo mendapat anggaran sebesar Rp 1,6 miliar. Anggaran ini bisa digunakan untuk pembangunan sarana fisik maupun pemberdayaan.

Abdul Mujib, ketua DPRD Kota Probolinggo menjelaskan, dana kelurahan ini masuk dalam dana perimbangan dari pemerintah pusat. Untuk proses pencairannya ada persyaratan khusus. Dalam hal ini, pemkot harus menyiapkan dana kelurahan sebesar 50 persen.

“Dana perimbangan itu akan turun jika daerah menyiapkan dana sebesar 50 persen dari APBD. Jika dana itu tidak disiapkan, maka dana perimbangan tidak turun. Jika daerah siap, maka dana dari pemerintah pusat bisa segera turun. Termasuk dana kelurahan itu,” jelasnya. (put/hn/fun)