Radar Bromo

Resmi, Wali Kota Pasuruan Ditahan KPK

JAKARTA-Usai ditetapkan sebagai tersangka, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan Wali Kota Pasuruan Setiyono. Dia ditahan selama 20 hari untuk kepentingan penyidikan.

“SET (Setiyono) ditahan di Rutan cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur,” ujar juru bicara KPK Febri Diansyah pada awak media, Jumat (5/10).

Menanggapi penahanannya, Setiyono yang keluar dari ruang pemeriksaan dengan mengenakan rompi tahanan oranye bungkam. Ia ogah menjawab ketika dicecar beragam pertanyaan oleh awak media.

Selang beberapa saat kemudian, secara bergantian tiga tersangka lain juga langsung ditahan oleh lembaga antirasuah tersebut. Ketiga orang tersebut ditahan di rutan berbeda selama 20 hari ke depan.

“MB (Muhammad Baqir, rekanan) ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Selatan. Sementara, WTH (Wahyu Tri Hardiyanto, staf Kelurahan Purutrejo) dan DFN (Dwi Fitri Nurcahyo, Staf Ahli yang juga Plh Kadis PU Kota Pasuruan) ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Pusat selama 20 hari ke depan,” ujar Febri.

Sama dengan Setiyono, ketiga tersangka lainnya juga memilih jurus bungkam saat dicecar sejumlah pertanyaan wartawan.

Diketahui, KPK menetapkan Wali Kota Pasuruan Setiyono dan tiga orang lain sebagai tersangka. Penetapan tersangka ini berkaitan dengan dugaan penerimaan suap terkait proyek pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkot Pasuruan. (jpc/mie)