Penutupan Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Diprediksi Lama

SEPI: Suasana pintu masuk jalur pendakian Welirang-Arjuno di pos Tretes. Sudah sepekan ini jalur pendakian di beberapa daerah ditutup, dan penutupan diperkirakan bakal lama. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PRIGEN, Radar Bromo – Terhitung sampai Minggu (4/8), adalah hari ketujuh atau sepekan diberlakukannya penutupan sementara jalur pendakian di wilayah Tahura R. Soerdjo. UPT Tahura R Soerdjo memang masih menutup jalur pendakian ke gunung Welirang dan juga Arjuno.

Nampaknya, pemberlakuan penutupan sementara diprediksi bakal berlangsung lama. Mengingat kebakaran hutan masih rawan terjadi. Khususnya di wilayah Tahura R. Soerdjo.

Hal ini disampaikan langsung kepala seksi perlindungan dan pemberdayaan masyarakat UPT Tahura R. Soerdjo Dedi Hadiana. Menurut dia, kebakaran saat musim kemarau, masih sangat bisa terjadi.

“Penutupan sementara untuk jalur pendakiannya sudah teritung tujuh hari atau satu pekan. Sampai dengan sekarang masih diberlakukan. Akan dibuka kembali jika situasinya benar-benar aman,” ucapnya saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo via telepon, Minggu (4/8).

Pertimbangan lain, untuk penutupan sementara jalur pendakian ia sebutkan masih diberlakukannya tanggap darurat di Kota Batu. Karena di puncak Gunung Arjuno, ikut wilayah Kota Batu selama sepekan terakhir masih seringkali terjadi kebakaran.

Secara otomatis di wilayah lain yang masih tetap satu kawasan Tahura R. Soerdjo, jalur pendakiannya ikut ditutup sementara secara serentak. Dan apabila nanti dibuka kembali, juga serentak pula.

“Di Batu dan Mojokerto, masih terjadi kebakaran hutan. Memang sempat padam, tapi kerapkali muncul lagi. Untuk wilayah Pasuruan, sejauh ini aman dan mudah-mudahan tetap terkendali,” bebernya. (zal/fun)