alexametrics
29 C
Probolinggo
Wednesday, 25 November 2020

Yonzipur 10 Irit Bicara soal Insiden Peluru Nyasar di Semedusari

PASURUAN – Insiden peluru nyasar di Desa Semedusari, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, masih menyisakan tanda tanya. Pasalnya hingga saat ini belum ada pihak aparat keamanan yang mengakui kepemilikan proyektil, yang mengenai pelipis Soliha, 45.

Sebelumnya, Humas Kolatmar TNI AL Grati Mayor Marinir Yopie memastikan bahwa proyektil tersebut bukan milik anggotanya. Sebab, saat insiden itu berlangsung, tidak ada anggota Marinir yang sedang menjalani latihan di kawasan tersebut.

Lokasi Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) tersebut, saat insiden itu terjadi, tengah dipinjam Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 10 untuk latihan. Lantaran itu, Marinir menepis jika proyektil itu berasal dari senjata api milik anggotanya.

Sementara, Jawa Pos Radar Bromo berusaha mendapatkan keterangan lebih jelas dari pihak Yonzipur 10 yang disebut tengah menjalankan latihan di kawasan setempat. Kemarin (4/7), koran ini telah menghubungi Pasi Intel Yonzipur 10 Kostrad Lettu Husein untuk mengonfirmasi hal itu.

Sayangnya, ia enggan banyak berkomentar. Begitu pula saat wartawan meminta waktu untuk wawancara, ia tak menanggapi. Ia berdalih, pihaknya memang telah berencana untuk memberikan keterangan secara gamblang mengenai insiden itu.

“Saya juga mau ngasih informasi tapi sudah di update di koran kok. Ya sudah santai aja,” ucapnya sambil memutus sambungan telepon.

Diberitakan sebelumnya, pasutri Asmat dan Soliha menjadi korban peluru nyasar, Selasa (2/7) pagi. Saat itu, Asmat bersama Soliha sedang bercengkerama bersama keluarganya.

Tiba-tiba terdengar suara kaca pecah. Usai dicek, ditemukan sebuah peluru berwarna kuning di bawah kaca meja. Pelipis kiri Soliha terluka mengalami luka berdarah terserempet peluru. Tidak hanya itu, kaca depan rumah dan kaca meja pun hancur. (tom/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Harbokir Kembali Hadir di 3 Dekade JNE

Harbokir atau Hari Bebas Ongkos Kirim yang tiap tahun dirayakan dalam rangka perayaan hari ulang tahun JNE, siap dinikmati kembali oleh seluruh pelanggan setia.

Kerap Sepi, Dewan Soroti Penataan Pasar Poncol

Dewan menilai aset pemkot ini tidak berjalan maksimal. Akibatnya, banyak los yang ditinggal oleh pedagang.

Hentikan Pengiriman Air Bersih di Kab Pasuruan 28 November

Sesuai SK kedaruratan bencana, prediksi pengiriman air bersih akan dihentikan akhir bulan ini.

Kena Tol Paspro, Delapan Makam di Banjarsawah Tegalsiwalan Dipindah

Rukun Kepaten Dusun Krajan, Desa Banjarsawah, memindahkan kuburan itu ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Krajan.

Mulai Ekskavasi Goa Jepang di Gempol, Libatkan BPCB-Arkeolog

Proses ekskavasi Goa Jepang di Desa Watukosek, Kecamatan Gempol mulai dilakukan.