alexametrics
30.7 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Batasi Jam Buka Warung–Rumah Makan di Pasuruan–Probolinggo

KANIGARAN, Radar Bromo – Warung dan rumah makan di Kota Probolinggo dan Kota Pasuruan, tidak bisa sembarangan buka selama Ramadan 1443 Hijriah. Mereka tetap boleh berjualan, namun pemilik harus memperhatikan aturan pembatasan. Apalagi Ramadan tahun ini masih dalam kondisi pandemi.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, para pengusaha rumah makan, depot, warung diimbau buka pukul 15.00 hingga 21.00. Pada saat jam sebelum berbuka puasa, mereka harus menggunakan tirai.

Karena saat ini masih dalam situasi pandemi Covid 19, pengunjung yang makan di tempat harus mematuhi aturan protokol kesehatan. Maksimal, untuk kapasitas ruangan yang diperbolehkan 60 persen. Sehingga pemilik tempat makan harus ikut memberlakukan jaga jarak.

“Mereka tetap boleh buka, namun jam bukanya diimbau bisa menyesuaikan aturan. Pemilik tempat makan harus menjunjung toleransi dan menghomati masyarakat yang berpuasa,” ujarnya.

Fitri menyebutkan, imbauan ini akan segera disampaikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Seperti Satpol PP, sehingga bisa dilaksanakan secara maksimal oleh pemilik warung dan rumah makan. Jika ada pelanggaran, sepenuhnya menjadi kewenangan aparat Satpol PP.

“Tindak lanjutnya kami koordinasikan dengan OPD terkait. Untuk pusat perbelanjaan, jam operasional tetap seperti biasa. Hanya warung atau rumah makan saja dibatasi,” ujar Fitri.

Pemkot Pasuruan juga mengeluarkan imbauan kepada para pelaku usaha makanan. Seperti warung atau tempat makan. “Kami imbau seluruh pemilik rumah makan membuka tempat usahanya mulai pukul 16.00 hingga pukul 04.00. Sehingga, memang menyediakan makanan untuk kebutuhan berbuka hingga sahur,” ujar Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf.

KANIGARAN, Radar Bromo – Warung dan rumah makan di Kota Probolinggo dan Kota Pasuruan, tidak bisa sembarangan buka selama Ramadan 1443 Hijriah. Mereka tetap boleh berjualan, namun pemilik harus memperhatikan aturan pembatasan. Apalagi Ramadan tahun ini masih dalam kondisi pandemi.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, para pengusaha rumah makan, depot, warung diimbau buka pukul 15.00 hingga 21.00. Pada saat jam sebelum berbuka puasa, mereka harus menggunakan tirai.

Karena saat ini masih dalam situasi pandemi Covid 19, pengunjung yang makan di tempat harus mematuhi aturan protokol kesehatan. Maksimal, untuk kapasitas ruangan yang diperbolehkan 60 persen. Sehingga pemilik tempat makan harus ikut memberlakukan jaga jarak.

“Mereka tetap boleh buka, namun jam bukanya diimbau bisa menyesuaikan aturan. Pemilik tempat makan harus menjunjung toleransi dan menghomati masyarakat yang berpuasa,” ujarnya.

Fitri menyebutkan, imbauan ini akan segera disampaikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Seperti Satpol PP, sehingga bisa dilaksanakan secara maksimal oleh pemilik warung dan rumah makan. Jika ada pelanggaran, sepenuhnya menjadi kewenangan aparat Satpol PP.

“Tindak lanjutnya kami koordinasikan dengan OPD terkait. Untuk pusat perbelanjaan, jam operasional tetap seperti biasa. Hanya warung atau rumah makan saja dibatasi,” ujar Fitri.

Pemkot Pasuruan juga mengeluarkan imbauan kepada para pelaku usaha makanan. Seperti warung atau tempat makan. “Kami imbau seluruh pemilik rumah makan membuka tempat usahanya mulai pukul 16.00 hingga pukul 04.00. Sehingga, memang menyediakan makanan untuk kebutuhan berbuka hingga sahur,” ujar Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf.

MOST READ

BERITA TERBARU

/