Habib Hadi Bantah 5 SD Negeri Dijadikan Rumah Singgah-Tempat Isolasi Pemudik

KANIGARAN, Radar Bromo – Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin membantah penggunaan lima SD Negeri sebagai rumah singgah atau tempat isolasi untuk pemudik yang masuk ke kota. “Lebih pas, manfaatkan informasi dan sumber yang jelas, resmi,” terangnya melalui pesan WhatsApp-nya, Sabtu (4/4).

Di kota memang sempat beredar kabar tentang penggunaan lima SD negeri untuk tempat karantina warga kota yang baru mudik dari kota lain atau dari luar negeri. Informasi itu disebutkan berdasar hasil rakor tim penanggulangan dan pemberantasan Covid-19 Kota Probolinggo, Sabtu (4/4).

Bahkan disebutkan juga lima SD Negeri yang dimaksud. Yaitu, SD Negeri Mangunharjo 5, SD Negeri Kareng Lor 2, SD Negeri Curahgrinting 3, SD Negeri Pakistaji 1 dan SD Negeri Pilang 3.

Namun, Wali Kota justru enggan menegaskan benar atau tidaknya kabar itu. “Tunggu hasil resminya, nanti jelas kita sampaikan. Yang penting semua kegiatan bertujuan untuk pencegahan yang terbaik dalam mengatasi penyebaran Covid-19. Apapun akan dilakukan pemkot,” pungkas Wali Kota. (rpd/hn)