Pelaku yang Bacok Tetangganya di Purwodadi Positif Gangguan Jiwa, Kasus Ditutup

PURWODADI – Proses hukum kasus pembacokan yang dialami korban Abdul Cholik, 50, akhirnya dihentikan polisi. Ini setelah kepolisian menerima laporan dari rumah sakit jiwa (RSJ) Lawang. Hasilnya, pelaku yang diketahui bernama Hurmatihim, 31, mengalami gangguan jiwa.

KORBAN: Abdul Cholik menjalani perawatan di Puskesmas Purwodadi setelah dibacok Hurmatihim, Jumat (15/2) malam. (Polsek Purwodadi for Radar Bromo)

Hasil tes kejiwaan itu diketahui polisi dari tim dokter RSJ Lawang, Kabupaten Malang, turun Senin (4/3). Kondisi kejiwaan korban sudah diketahui. Hasilnya, pelaku (Hurmatihin) memang alami gangguan jiwa,” terang Kanitreskrim Polsek Purwodadi Aiptu Joko Santoso.

Setelah hasil tes kejiwaan turun dan pelaku dinyatakan positif gangguan jiwa, kata Kanitreskrim, proses lidik di lapangan akhirnya dihentikan atau tak lanjut. Meskipun di lapangan usai kejadian sudah memeriksa saksi korban dan saksi-saksi lainnya, pemeriksaan itu harus diabaikan. Apalagi, pelaku hingga sekarang masih dirawat di RSJ Lawang.

“Hasil tes kejiwaan tersebut sangatlah penting, sebagai dasar sekaligus acuan. Tentunya tetap tidak bisa diproses, karena pelakunya alami gangguan jiwa,” tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Abdul Cholik dibacok Hurmatihim pada Jumat (15/2) silam. Keduanya merupakan warga Dusun Welang, Desa Semut, Kecamatan Purwodadi. Selama ini pelaku dengan korban bertetangga.

Insiden penganiayan itu terjadi saat korban tengah menonton televisi di dalam rumahnya, Entah mengapa tiba-tiba pelaku membacok korban hingga mengalami luka-luka cukup parah. (zal/fun)