Tahun Depan Terminal Wisata Pasrepan Bakal Dikenai Tarif

PASREPAN, Radar Bromo – Kendati sudah mulai dioperasionalkan sejak akhir tahun 2018 silam, sejauh ini belum ada penarikan karcis bagi kendaraan yang ke terminal wisata di Pasrepan. Retribusi rencananya baru akan dikenakan pada pertengahan tahun 2020 mendatang.

Rencana penarikan retribusi itu disampaikan Trijono Isdijanto, Plt kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan. Dia mengatakan, sampai akhir tahun 2019, memang belum ada penarikan karcis bagi yang parkir ataupun transit di Terminal Wisata.

“Saat ini kondisi Terminal Pasrepan memang masih belum ramai. Karena itulah belum kita tarik sampai wisatawan mulai banyak yang tahu ada terminal wisata di Pasrepan,” terangnya.

Menurut Trijono, kondisi terminal wisata saat ini memang masih belum ramai. Banyaknya angkutan atau kendaraan pribadi yang masuk atau transit, baru terasa saat akhir pekan. Sehingga, Dishub memutuskan belum menarik retribusi terlebih dahulu.

Salah satu upaya agar terminal wisata Pasrepan juga mulai dikenal adalah dengan mulai mengaplikasikan angkutan wisata gratis ke arah Tosari. Harapannya, dengan mulai adanya angkutan wisata gratis yang dioperasionalkan akhir pekan, bisa membuat banyak masyarakat mengetahui adanya terminal wisata Pasrepan.

“Saat ini kami terus sosialisasikan dan targetnya pertengahan tahun depan sudah mulai kami tarik retribusi karcis bagi kendaraan yang masuk atau transit,” terangnya.

Terminal wisata Pasrepan adalah proyek yang dibangun multiyears. Dibangun sejak tahun 2015 lalu dan menghabiskan anggaran hingga Rp 5 miliar. Setelah rampung, akhir tahun 2018 sudah mulai difungsikan dan diharapkan bisa sebagai tempat transit bagi pengendara yang melewati Pasrepan. (eka/fun)