Pastikan Tupoksi KPU Tak Terganggu, Protokol Kian Diperketat

PURWOREJO, Radar Bromo – Berbagai upaya dilakukan KPU Kota Pasuruan setelah seorang komisioner dan tiga PPK dinyatakan reaktif rapid test. Penerapan protokol kesehatan yang selama ini berjalan, kini semakin diperketat.

Ketua KPU Kota Pasuruan Royce Diana Sari mengatakan, pihaknya sudah membentuk Tim Penanganan Covid-19 di lingkungan KPU. Tim tersebut yang selama ini melakukan upaya pencegahan penyebaran virus korona.

“Setiap harinya, sebelum ada kasus ini, juga rutin dilakukan sterilisasi ruangan kantor melalui penyemprotan disinfektan selama berkala pagi dan sore,” kata Royce.

Tim itu juga yang melakukan pengawasan terhadap pegawai di lingkungan KPU maupun tamu yang masuk ke kantor KPU. Di samping itu, mereka diharuskan melakukan self assesment terhadap seluruh karyawan KPU.

Rapid test secara berkala di bulan-bulan ke depan akan dilakukan, untuk memastikan kesehatan dan keselamatan seluruh karyawan,” bebernya.

Disisi lain, Royce memastikan adanya salah satu komisioner yang reaktif tak berdampak pada berjalannya tahapan saat ini. Sebab, dalam rapat yang berkaitan dengan pengambilan keputusan, komisioner yang dinyatakan reaktif tetap bisa mengikuti proses pleno melalui daring.

“Kalau pun tidak bisa ikut rapat pleno, keputusan yang diambil dinyatakan sah karena masih memenuhi ketentuan kuorum dalam pengambilan keputusan,” sebutnya.

Royce menambahkan, terkait dengan tugas komisioner tersebut juga dipastikan tak terganggu. Selama komisioner menjalani karantina, tugasnya bisa dikendalikan oleh wakil divisi.

“Jadi masing-masing komisioner itu memiliki wakil divisi dalam menjalankan tugasnya. Sehingga ketika ketua divisi berhalangan melaksanakan tugasnya maka digantikan oleh wakilnya ini,” tegasnya.

Tak jauh berbeda dengan kondisi di tingkat kecamatan. Menurut Royce, tiga PPK yang dinyatakan reaktif itu juga tidak berdampak signifikan terhadap pelaksanaan tugas di wilayah kerjanya. “Karena keputusan pleno di tingkat komisioner PPK juga masih memenuhi ketentuan kuorum untuk pengambilan keputusan,” tandasnya. (tom/fun)