Tak Ada Perpanjangan Usia Pensiun Guru, Tambah Masa Pengabdian Baru Wacana

KEDOPOK, Radar Bromo – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo memastikan, tidak ada perpanjangan usia pensiun untuk guru PNS. Usia pensiun guru tetap 60 tahun.

“Yang diusulkan Pak Muhadjir (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Red.) itu bukan penambahan usia pensiun. Tapi menambah masa pengabdian bagi guru yang memasuki usia pensiun,” ujar Rachmadeta Antariksa, Kepala BKPSDM Kota Probolinggo, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Bromo, Sabtu (3/8).

Deta menjelaskan, usia pensiun guru tetap 60 tahun. Namun, jika di suatu sekolah kekurangan guru untuk menggantikan guru tersebut, maka masa pengabdiannya bisa diperpanjang selama maksimal 5 tahun.

“Statusnya bukan sebagai PNS, melainkan tenaga kontrak agar tetap bisa mengajar di sekolah tersebut. Hal ini untuk menyikapi kekurangan tenaga guru, terutama di daerah-daerah terpencil,” jelasnya.

Dilanjutkan Deta, di daerah terpencil seperti Papua kerap terkendala guru. Sementara pemerintah melarang rekrutmen tenaga guru honorer.

“Sehingga alternatifnya adalah memperpanjang masa pengabdian guru yang memasuki usia pensiun,” ujarnya.

Untuk Kota Probolinggo, Deta memastikan tidak perlu adanya perpanjangan masa pengabdian guru. Meskipun setiap tahun ada guru yang pensiun. Saat ini, kebutuhan tenaga guru tetap bisa diakomodir oleh guru-guru yang ada di sekolah.

“Rata-rata setiap tahun di Kota Probolinggo guru yang pensiun ada 30-40 orang. Memang dari segi angka kebutuhan guru, jumlahnya kurang. Tapi masih bisa terpenuhi untuk kegiatan belajar mengajar di Sekolah,”jelasnya.

Deta menjelaskan, kebijakan ini baru wacana dari Kemendikbud. Belum ada peraturan yang mengatur tentang penambahan masa pengabdian guru yang pensiun.

“Wacana ini muncul karena Kemendikbud ingin menghentikan rekrutmen guru honorer di sekolah-sekolah. Perpanjangan pengabdian ini hanya berlaku bagi guru yang masih sehat untuk mengabdi dan yang bersangkutan bersedia tentunya,” jelasnya. (put/hn)