alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Baru Kota Pasuruan Capai UHC, Kover Keanggotaan BPJS 97 Persen

BUGULKIDUL, Radar Bromo – Sampai pertengahan tahun 2019, jumlah kepesertaan BPJS Kesehatan di Pasuruan–Probolinggo masih di angka 2.466.119 jiwa. Dari jumlah tersebut, tercatat ada 266.777 jiwa yang belum terkover Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hal tersebut diungkapkan Achmad Zammanar Azam, Humas BPJS Kesehatan Pasuruan yang mengkover wilayah Pasuruan dan Probolinggo. Menurutnya, sampai 4 Juni, peserta BPJS Kesehatan mencapai 2.466.119 jiwa. Paling tinggi Kota Pasuruan, yang sudah mengkover 97 persen jumlah penduduk.

Jumlah 97 persen ini sudah mencapai Universal Health Coverage (UHC). Sebab, UHC menetapkan minimal 95 persen penduduk di suatu daerah sudah terkover sebagai anggota BPJS Kesehatan.

“Sebenarnya target Universal Health Coverage (UHC) adalah awal Januari 2019. Namun sementara ini yang sudah mencapai UHC masih Kota Pasuruan saja,” terangnya.

Tercatat dari 209.733 penduduk di Kota Pasuruan, yang sudah terkover BPJS Kesehatan sebanyak 204.633 jiwa. Jumlah ini mencapai 97,56 persen.

Daerah lain yang juga cukup tinggi cakupannya, yaitu Kabupaten Probolinggo. Dari 1.126.403 penduduk, yang terkover jaminan kesehatan mencapai 941.645 jiwa atau 86 persen.

Kota Probolinggo dan Kabupaten Pasuruan, ada di posisi lebih rendah. Persentase kepesertaan BPJS Kesehatan di Kota Probolinggo masih 77,9 persen. Dari total penduduk 238.744 jiwa, yang terkover mencapai 185.970 jiwa.

Sementara di Kabupaten Pasuruan, dari total penduduk 1.587.016 jiwa, yang terkover 1.133.871 jiwa. Atau masih 71,45 persen. Azam mengatakan, jumlah ini terus naik. Namun, memang kenaikannya belum mencapai 95 persen.

Menurutnya, pekerja di sektor formal sampai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan TNI/POLRI, selama ini cukup patuh mendaftar dan membayar iuran. “Sedangkan masyarakat umum, terutama di sektor informal, masih kurang kesadaran. Biasanya mereka baru mendaftar saat sudah sakit,” terangnya.

Saat ini, BPJS menurut Azam, terus menyosialisasikan kepesertaan BPJS Kesehatan pada warga yang belum terkover. Sebab, UU Nomor 40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional menyebut, setiap WNI wajib mengikuti program BPJS.

“Jadi kami tetap melakukan sosialisasi. Misalnya saat ada event Kenduren Mas, Car Free Day dan event lainnya. Termasuk juga ada kader JKN sebanyak 60 orang yang rutin sosialisasi,” ujarnya. (eka/hn)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.