alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Ihhh, Punya Suami Jarang Mandi

MEMILIKI pasangan dengan penampilan oke serta bersih dan wangi, menjadi dambaan setiap perempuan. Namun, hal itu rupanya tidak ada pada diri Tole (nama samaran), 36. Warga Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, itu dinilai jorok lantaran jarang mandi dan menjaga kondisi tubuh.

Tentu saja hal itu membuat Minthul (juga nama samaran), 29, jengah. Minthul akhirnya enggan berdekatan dengan suaminya. Sikap itu bukan karena tidak menerima suami apa adanya. “Tapi, siapa juga yang tahan. Pulang dari kerja masih keringetan, gak mandi, eh santai-santai aja di rumah sampai malam,” jelasnya.

Apalagi Minthul sudah berkali-kali mengeluh kalau Tole bau keringat. Hal ini kadang membikin Minthul ogah-ogahan jika diajak “main” di ranjang. Hal itu berlangsung selama 4 tahun menikah.

Minthul kemudian menceritakan pertemuannya dengan Tole yang statusnya jejaka. Sementara dirinya berstatus janda tanpa anak. Pertemuan keduanya terjadi saat sama-sama bekerja di luar kota. Tole saat itu bekerja di sebuah proyek yang lokasinya di samping indekos Minthul.

Ungkapan “witing tresno jalaran soko kulino” berlaku dalam kamus keduanya. Karena seringnya bertemu, benih-benih cinta timbul di antara keduanya. Apalagi, Tole seringkali menggoda Minthul. Tanpa banyak basa-basi, Tole memberanikan diri melamar Minthul. Lamaran itu lantas diterima, keduanya pun menikah.

Pasca menikah, Minthul ikut kemanapun Tole bekerja. Rupanya, ada kebiasaan Tole yang belum diketahui Minthul dan itu membuatnya tidak suka. Yakni, Tole malas mandi. Termasuk jarang merawat diri. Jika tak ada kerjaan, Tole bisa betah tak mandi seharian. Minthul pun eneg lihat kebiasaan buruk suaminya.

“Sudah saya sindir, bahkan tak paksa mandi, tapi malas juga. Kalau gitu terus ya siapa juga yang mau melayani di ranjang,” jelasnya blak-blakan. Meski begitu, Minthul bertahan hingga pasangan suami-istri (pasutri) ini dikaruniai seorang anak. Tole sendiri tak ada tanda-tanda mau merubah kebiasaan buruknya itu. Meskipun sudah punya anak.

Seringkali Minthul malu, kalau ada orang lain yang bertamu. Bahkan, tak sekali dua kali orang dekat ngomong kebiasaan buruk Tole. “Memang kesannya sih sepele, tapi capek juga kasih tahu tapi Tole bebal gak mau tahu urusan orang lain. Termasuk kata-kata saya,” jelasnya. (eka/rf/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.