alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Duh, Kasus Kekerasan pada Anak di Kabupaten Pasuruan Naik

BANGIL – Angka kasus kekerasan pada anak di Kabupaten Pasuruan terus merangkak naik. Hal itu tercatat dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Dari data yang dihimpun, setidaknya, ada 146 kasus yang diterima Satreskrim Polres Pasuruan sepanjang 2016 hingga 2018. Ratusan kasus yang dilaporkan itu, melibatkan sedikitnya 254 anak.

Tak hanya melulu menjadi korban, anak juga menjadi pelaku tindak kriminal. Bahkan, 120 anak tercatat menjadi tersangka. Mereka pun harus meringkuk dipenjara. Tindak kriminal yang melibatkan anak sebagai pelaku, didominasi kasus persetubuhan.

Tahun ini misalnya, ada sebelas kasus persetubuhan yang terjadi. Di mana, rentetan kasus tersebut melibatkan sebanyak 23 anak. Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Budi Santoso menyampaikan, kasus kekerasan terhadap anak memang tak bisa dihilangkan sepenuhnya.

“Kasus demi kasus kekerasan dan tindak kejahatan yang dilakukan anak masih kerap ditemui,” kata Busan –panggilan akrabnya–. Ia menambahkan, anak-anak memang sering menjadi korban bahkan pelaku tindak asusila. Keluguan dan minimnya informasi mengenai dampak perilaku tersebut, disebut-sebut menjadi faktor utama.

Ironisnya, bagi anak korban tindak asusila, pelakunya justru adalah orang dekat atau yang biasanya ada di sekeliling mereka. Karena itu, mereka yang menjadi korban kekerasan ini, mendapat penanganan khusus dari pihak kepolisian. “Kami lakukan pendekatan-pendekatan. Supaya anak-anak yang menjadi korban, tidak lantas trauma,” jelas dia.

Anak yang menjadi pelaku tindak kekerasan, juga dipicu keingintahuan yang tinggi. Namun, rasa ingin tahu itu dalam konteks negatif. Pengaruh lingkungan memberikan sumbangsih terbesar bagi tumbuh kembang anak. Karena itulah, tak sedikit akhirnya anak-anak yang terlibat dalam kasus kriminal. Baik itu pencurian, pencabulan, ataupun kejahatan anak lainnya.

Terhadap mereka yang terjerat kasus anak ini, Busan memastikan akan memberikan pendampingan. Termasuk menyediakan bantuan hukum. Ia menambahkan, sepanjang tiga tahun terakhir, anak yang terjerat kasus kejahatan, semuanya ditahan. Selain ancaman hukuman yang tinggi, juga dipengaruhi usianya yang lebih dari 12 tahun.

“Sepanjang tiga tahun ini, tidak ada yang melalui diversi. Karena ancaman hukumannya tinggi. Dan, lagi usianya rata-rata sudah di atas 12 tahun,” jelasnya. (one/rf/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.