Empat Pedagang Reaktif saat Rapid Test Masal di 5 Pasar Daerah Pasuruan

DEMI PUTUS RANTAI: Petugas me-rapid test pedagang di Pasar Poncol, pagi Jumat (3/7). Ada 5 pasar daerah didatangi, dan yang menjadi sasaran ratusan pedagang. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PURWOREJO, Radar Bromo – Ratusan pedagang di pasar tradisional Kota Pasuruan menjalani rapid test. Pemeriksaan cepat itu akhirnya dilakukan setelah sempat tertunda beberapa hari.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, rapid test masal itu digelar serentak di lima pasar, kemarin. Yakni Pasar Kebonagung, Pasar Poncol, Pasar Besar, Pasar Gadingrejo dan Pasar Karangketug.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan dr Shierly Marlena menyebut, rapid test masal itu bagian dari skrining masif terhadap penyebaran virus korona. “Tujuan skrining itu untuk mencari sumber penularan dan memutus penularan,” ungkapnya.

Hanya saja tak semua pedagang dilakukan rapid test. Menurut Shierly, pihaknya menyiapkan 100 alat rapid test di setiap pasar. Sehingga bila ditotal, rapid test masal itu menyasar 500 orang dalam sehari.

Pihak Gugus Tugas sendiri dibantu TNI, Polri, relawan dan petugas pasar dalam menggalang pedagang untuk dilakukan rapid test. “Pemeriksaan kepada pedagang dilakukan secara random sampling,” katanya.

ADA YANG REAKTIF: Rapid test di pasar Kebonagung. Dari ratusan pedagang, ditemui ada 4 pedagang yang reaktif. (Foto: M Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)

Shierly menyebut, virus korona memang rentan menular di tempat-tempat berkumpulnya orang. Dalam hal ini, pasar juga menjadi salah satu tempat yang cukup berisiko menjadi sarana penularan virus.

“Pasar ini kan tempat berkumpul massa, otomatis ada kemungkinan menjadi sumber penularan. Maka dari itu kami lakukan skrining masif seperti ini,” jelasnya.

Hasil rapid test masal itu diketahui ada empat pedagang dinyatakan reaktif. Yaitu seorang dari Pasar Karangketug dan tiga orang di Pasar Besar. Gugus Tugas kemudian meminta empat pedagang yang reaktif rapid test untuk menjalani isolasi mandiri di rumahnya. (tom/fun)