alexametrics
28 C
Probolinggo
Monday, 17 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Menjaga Keridhoan Orangtua

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BERBAKTI kepada orang tua merupakan perintah penting. Sangat sepatutnya kita berbakti kepada mereka. Melalui orang tua, Allah hadirkan kita di dunia ini. Pada mereka kasih sayang pencipta dititipkan. Tentang keutamaan berbakti pada orang tua dikabarkan Allah kepada Rasulullah setelah perintah keesaan pada-Nya.

Seorang anak, meskipun telah berkeluarga, tetap wajib berbakti kepada kedua orang tuanya. Kewajiban ini tidaklah gugur bila seseorang telah berkeluarga. Namun sangat disayangkan, betapa banyak orang yang sudah berkeluarga lalu mereka meninggalkan kewajiban ini.

Jadikan bulan Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk makin mempererat hubungan anak dengan orang tua. Mulailah dengan hal-hal kecil, seperti berbuka puasa bersama. Bahagiakan mereka selagi mereka masih ada.

Seorang anak memiliki keutamaan untuk berbakti kepada orangtua. Sudah banyak dipahami dan diajarkan Rasululllah jika ridho orangtua akan menjadi langkah terbaik dalam menjalani kehidupan.

Dari Abdullah bin ‘Amru ra ia berkata, Rasulullah SAW bersabda,”Ridho Allah tergantung pada ridho orangtua dan murka Allah tergantung pada murka orangtua”

Dalam hadist tersebut sangat jelas disebutkan tentang kewajiban seorang untuk mendapatkan ridho orangtua. Karena dalam ridho orangtua itulah ridho Allah akan menyertai.

Bila nantinya antara anak dan orangtua memiliki perbedaan pendapat, sebaiknya diselesaikan dengan cara yang lembut. Tidak berkata buruk atau sampai berbuat kasar pada orangtua. Sebagai langkah pertama ada baiknya memohon kepada Allah agar diberikan jalan terbaik sehingga hati orangtua dapat menjadi luluh.

Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “Ah..”. Janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.

Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Ya Rabb-ku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.’” [Al-Israa’: 23-24]

Tak dapat dipungkiri, ridho orang tua merupakan hal yang sangat penting bagi seseorang. Baik disadari maupun tidak, ridho ataupun restu orang tua bisa mempengaruhi jalan hidup seseorang.

Jadi dalam Islam berbakti kepada orangtua adalah sesuatu kewajiban sebagaimana firman-firman Allah dalam Alquran. Pentingnya berbuat baik kepada orang tua memiliki kedudukan yang tinggi di mata Allah SWT, bahkan ditempatkan setelah perintah kepada manusia untuk menyembah hanya kepada Allah. Karena Islam adalah agama yang menjunjung tinggi penghormatan dan pemuliaan terhadap orangtua. Bahkan durhaka kepada orangtua termasuk di antara dosa-dosa besar yang dilarang oleh agama.

Sementara itu, dalam sebuah hadits disebutkan, anak tetap harus berlaku baik dan berbakti pada orang tua meski telah berpulang. Hal ini dilakukan dengan memenuhi harapan, menjaga silaturahim, dan mohon ampun pada Allah SWT.

“Suatu saat kami pernah berada di sisi Rasulullah SAW. Ketika itu ada datang seseorang dari Bani Salimah, ia berkata,”Wahai Rasulullah, apakah masih ada bentuk berbakti kepada kedua orang tuaku ketika mereka telah meninggal dunia?”

Nabi Muhammad SAW menjawab,”Iya (masih tetap ada bentuk berbakti pada keduanya, pen.). (Bentuknya adalah) mendo’akan keduanya, meminta ampun untuk keduanya, memenuhi janji mereka setelah meninggal dunia, menjalin hubungan silaturahim (kekerabatan) dengan keluarga kedua orang tua yang tidak pernah terjalin dan memuliakan teman dekat keduanya.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).

Sulit membayangkan ada cinta tulus kepada Allah SWT tanpa ada cinta tulus kepada orang tua. Berbuat baik kepada kedua orang tua (birrul walidain) salah satu amal istimewa yang wajib dilakukan bagi setiap orang. (*)

Mobile_AP_Rectangle 1

BERBAKTI kepada orang tua merupakan perintah penting. Sangat sepatutnya kita berbakti kepada mereka. Melalui orang tua, Allah hadirkan kita di dunia ini. Pada mereka kasih sayang pencipta dititipkan. Tentang keutamaan berbakti pada orang tua dikabarkan Allah kepada Rasulullah setelah perintah keesaan pada-Nya.

Seorang anak, meskipun telah berkeluarga, tetap wajib berbakti kepada kedua orang tuanya. Kewajiban ini tidaklah gugur bila seseorang telah berkeluarga. Namun sangat disayangkan, betapa banyak orang yang sudah berkeluarga lalu mereka meninggalkan kewajiban ini.

Jadikan bulan Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk makin mempererat hubungan anak dengan orang tua. Mulailah dengan hal-hal kecil, seperti berbuka puasa bersama. Bahagiakan mereka selagi mereka masih ada.

Mobile_AP_Half Page

Seorang anak memiliki keutamaan untuk berbakti kepada orangtua. Sudah banyak dipahami dan diajarkan Rasululllah jika ridho orangtua akan menjadi langkah terbaik dalam menjalani kehidupan.

Dari Abdullah bin ‘Amru ra ia berkata, Rasulullah SAW bersabda,”Ridho Allah tergantung pada ridho orangtua dan murka Allah tergantung pada murka orangtua”

Dalam hadist tersebut sangat jelas disebutkan tentang kewajiban seorang untuk mendapatkan ridho orangtua. Karena dalam ridho orangtua itulah ridho Allah akan menyertai.

Bila nantinya antara anak dan orangtua memiliki perbedaan pendapat, sebaiknya diselesaikan dengan cara yang lembut. Tidak berkata buruk atau sampai berbuat kasar pada orangtua. Sebagai langkah pertama ada baiknya memohon kepada Allah agar diberikan jalan terbaik sehingga hati orangtua dapat menjadi luluh.

Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “Ah..”. Janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.

Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Ya Rabb-ku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.’” [Al-Israa’: 23-24]

Tak dapat dipungkiri, ridho orang tua merupakan hal yang sangat penting bagi seseorang. Baik disadari maupun tidak, ridho ataupun restu orang tua bisa mempengaruhi jalan hidup seseorang.

Jadi dalam Islam berbakti kepada orangtua adalah sesuatu kewajiban sebagaimana firman-firman Allah dalam Alquran. Pentingnya berbuat baik kepada orang tua memiliki kedudukan yang tinggi di mata Allah SWT, bahkan ditempatkan setelah perintah kepada manusia untuk menyembah hanya kepada Allah. Karena Islam adalah agama yang menjunjung tinggi penghormatan dan pemuliaan terhadap orangtua. Bahkan durhaka kepada orangtua termasuk di antara dosa-dosa besar yang dilarang oleh agama.

Sementara itu, dalam sebuah hadits disebutkan, anak tetap harus berlaku baik dan berbakti pada orang tua meski telah berpulang. Hal ini dilakukan dengan memenuhi harapan, menjaga silaturahim, dan mohon ampun pada Allah SWT.

“Suatu saat kami pernah berada di sisi Rasulullah SAW. Ketika itu ada datang seseorang dari Bani Salimah, ia berkata,”Wahai Rasulullah, apakah masih ada bentuk berbakti kepada kedua orang tuaku ketika mereka telah meninggal dunia?”

Nabi Muhammad SAW menjawab,”Iya (masih tetap ada bentuk berbakti pada keduanya, pen.). (Bentuknya adalah) mendo’akan keduanya, meminta ampun untuk keduanya, memenuhi janji mereka setelah meninggal dunia, menjalin hubungan silaturahim (kekerabatan) dengan keluarga kedua orang tua yang tidak pernah terjalin dan memuliakan teman dekat keduanya.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).

Sulit membayangkan ada cinta tulus kepada Allah SWT tanpa ada cinta tulus kepada orang tua. Berbuat baik kepada kedua orang tua (birrul walidain) salah satu amal istimewa yang wajib dilakukan bagi setiap orang. (*)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2