TNI-Polri hingga Warga Kompak Bersihkan Sisa Longsor Tosari di 5 Titik

TOSARI, Radar Bromo Longsor di Tosari yang terjadi usai kawasan sekitar dilanda hujan deras pada Senin (2/3) lalu, cepat ditanggapi sejumlah instansi. Selasa (3/3) sejumlah instansi bersama warga, membersihkan sisa longsor di 5 titik.

Longsor yang terjadi di Tosari juga cukup parah. Selain 2 lokasi menutup jalan, dua lokasi lain mengakibatkan Tembok Penahan Tanah (TPT) ambrol dan 1 rumah di pagar depan juga terkena longsoran.

SUDAH BERSIH: Selain di Baledono, longsor juga terjadi di Desa Sedaeng. Total ada lima titik longsor di Tosari. (Foto: Camat Tosari for Radar Bromo)

Hari Hijrah, Camat Tosari mengatakan, sebagian longsor tidak bisa dibersihkan pada sore hingga malam hari. Namun kemarin kembali semua bergotong royong untuk membersihkan sisa tanah di titik titik yang longsor. Adapun instansi yang ikut bukan hanya kecamatan. Tapi juga TNI, Polri, sampai masyarakat.

“Tercatat ada 5 titik. Kami upayakan bersih terlebih dahulu yaitu longsoran yang menutup jalan yaitu di Desa Baledono dan Sedaeng,” terangnya.

Untuk longsor di Baledono, pembersihan sisa material longsor didahulukan. Karena merupakan jalur utama wisata ke Bromo. Sehingga Senin lalu, sebagian tanah sudah dibersihkan dengan cara manual oleh warga.

“Untuk longsoran di Baledono ini karena merupakan jalan Provinsi ke Bromo, sehingga Senin sore sudah diupayakan dibersihkan. Namun hari ini (Selasa, Red) dilanjut pembersihannya sampai tuntas,” terangnya.

Sedangkan longsoran kedua yaitu di Desa Sedaeng juga menutup 100 persen akses jalan Desa ke Desa Wonokitri. Untuk longsoran dengan ketinggian 6 meter, panjang 8 meter dan ketebalan lonsoran mencapai 1 meter. Sejak pagi kemarin juga mulai dilakukan pembersihan. Agar akses utama masyarakat bisa lancar kembali.

Selain itu ada 2 TPT yang juga mengalami longsor. TPT ini berada di 2 titik Desa Tosari dan Desa Podokoyo. “Karena jalan memang tidak terganggu dan longsoran hanya di pinggiran, sementara kami tutup terpal. Agar tidak makin tergerus dan kami upayakan segera ada pembenahan,” terangnya.

Longsoran lain menimpa rumah milik Wagimin, 41, di Desa Baledono. Hanya sebagaian pagar depan yang longsor. Pihak kecamatan juga sudah mengupayakan ada bantuan perbaikan.

Tectona Jati, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengatakan mengatakan, evakuasi longsor kemarin juga sudah mengkoordinasikan dengan Bina Marga untuk kebutuhan alat berat. Untuk mempermudah evakuasi tanah dan lumpur yang menutup jalan.

“Untuk longsoran yang menutup jalan, segera ada evakuasi pembersihan, dan untuk TPT diupayakan agar segera ada perbaikan dengan sandbag yang akan memperkuat tebing agar tidak makin ambrol,” terangnya.

Sedangkan untuk warga yang rumahnya terkena longsoran, BPBD sudah memberikan bantuan berupa makanan, selimut dan terpal. Diupayakan ada usulan bantuan untuk penanganan longsor baik yang terkena longsor atau yang tertimpa longsoran tanah. (eka/fun)