Terimbas Virus Korona, Wisatawan Mancanegara Bromo Turun

SUKAPURA, Radar Bromo – Penyebaran virus korona di sejumlah negara, berdampak pada kunjungan wisata di Gunung Bromo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Khususnya, wisatawan mancanegara (wisman). Selama sebulan kemarin, kunjungan wisman di Bromo menurun drastis sampai 60 persen.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Wilayah I Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS). Sarmin, penyeberan virus korona di sejumlah negara, berdampak pada jumlah kunjungan wisman ke Bromo. Apalagi, Indonesia melarang warga negara Tiongkok dan beberapa negara terjangkit virus korona masuk.

”Adanya virus korona berpengaruh pada kunjungan wisatawan mancanegara. Terutama wisman dari Tiongkok, dipastikan tidak ada lagi,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Selasa (3/3).

Sarmin menjelaskan, jumlah kunjungan wisman setelah penyebaran virus korona, menurun hingga 60 persen lebih. Bulan Januari – Maret menurutnya, memang low season. Tetapi, jumlah kunjungan wisman tidak serendah saat ini.

Kondisi itu terjadi karena dampak penyebaran virus korona di sejumlah negara. Sehingga, warga negara asing tidak bisa keluar dan masuk negaranya masing-masing.

”Penurunan jumlah wisatawan mancanegara sampai 60 persen. Seperti hari ini, jumlah wisman hanya 21 orang. Dari Spanyol lima orang, Perancis 10 orang, dan Malaysia enam orang,” lanjutnya.

Namun, diungkapkan Sarmin, kasus virus korona tidak mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan nusantara (wisnu). Bahkan, akhir pekan kemarin jumlah kunjungan wisnu membeludak. Mengingat, akhir pekan pertama pasca car free month di Bromo, selesai.

”Kunjungan wisatawan nusantara relatif ramai. Bahkan, akhir pekan kemarin sangat ramai,” ungkapnya. (mas/hn)