alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Monday, 30 November 2020

Dua Maling Gasak Motor Karyawan Alfamart, Pelakunya Identik dengan Pencuri di Toko Ketapang

SUMBERASIH – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Probolinggo, kembali terjadi. Sabtu (2/3) malam lalu, giliran seorang karyawan toko waralaba yang menjadi korbannya.

Korbannya adalah Lia Amilia, 18, Warga Paiton, Kabupaten Probolinggo. Motor Honda Scoopy warna merah nopol N 3108 NB milik karyawan Alfamart yang berada di Jalan raya Bromo, amblas saat di parkir di tempat kerjanya.

Aksi itu sempat terekam Closed Circuit Television (CCTV). Aksi pencurian yang dilakukan oleh dua orang itu terjadi pada Sabtu pukul 21.55. Kasus itu sudah dilaporkan ke kepolisian dan kini unit reskrim polsek setempat terus melakukan penyelidikan.

Menurut DA, kepala toko Alfamart yang shift pagi, kabar hilangnya motor milik rekanya sudah didengarnya. Meski tidak tahu persis kejadiannya, mengingat pada waktu kejadian ia masih pagi. Motor baru diketahui hilang pada saat pemiliknya melihat ke arah tempat parkir.

“Motor diparkir di depan toko. Mungkin yang lainnya sedang sibuk ngurusi barang sehingga tidak ada yang tahu aksi itu,” terangnya.

Kemudian, lanjut perempuan yang hanya memberikan nama inisialnya tersebut, korban yakni Lia langsung melihat keluar toko. Sayangnya, motor tidak ada. Setelah di lakukan pengecekan di kamera CCTV yang terpasang di toko, diketahui bahwa ternyata motornya dicuri oleh dua pelaku.

Dari pengamatan media ini, para pelaku identik dengan pencurian yang yang juga terekam CCTV di Indomaret Ketapang dua hari lalu. Mulai dari kendaraan, baju, serta helem pelaku, sama persis. Yakni pelaku menggunakan helm warna pink dan helm hijau serta berjaket. Begitu juga dengan kendaraan pelaku, sama-sama menggunakan sepeda motor Honda Vario warna hitam.

“Informasinya, malam itu juga korban langsung melapor. Apakah polisi sudah melakukam olah TKP atau belum, saya kurang tahu. Yang jelas hari ini (Minggu, 3/3) mulai pagi hingga siang belum ada polisi datang kesini,” terangnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendy Dwi Susanto pada saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dengan aksi melanggar hukum itu. Terkait dugaan pelaku yang sama, Nanang belum bisa berkomentar banyak.

“Kami masih dalami dahulu. Saat ini anggota sedang melakukan penyelidikan terkait dengan maraknya curanmor tersebut,” pungkas AKP Nanang. (rpd/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Profesional, Kolaborasi-Pemasaran Digital Bantu Dongkrak Produk Lokal

Meski kondisi sulit, beberapa UMKM masih mampu bertahan. Bahkan, berkembang dengan sejumlah inovasi.

Rem Blong, Truk Nyemplung Parit-Sasak Pagar Pabrik di Pandaan

Gara-gara remb blong, sebuah truk boks bernopol L 8466 UX hilang kendali di jalan Malang-Surabaya

Produksi Garam di Kab Probolinggo Turun Separo

Musim hujan seakan menjadi “musuh” bagi petani garam di Kabupaten Probolinggo.

Agenda Paripurna Pengesahan APBD 2021 Kab Pasuruan Amburadul

Kegiatan paripurna itu sendiri, memang seharusnya disahkan Senin ini (30/11).

Pemeliharaan Jalan Nasional Hanya Dialokasikan Rp 13 Miliar

Sejumlah ruas jalan nasional mulai dari Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, hingga Kota Probolinggo, tahun depan dipastikan tidak akan banyak berubah.