alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

Ajukan 7 Miliar ke Pusat untuk Kembangkan Destinasi Wisata Lokal

SUKAPURA, Radar Bromo – Masuknya Gunung Bromo sebagai kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN), tak disia-siakan Kabupaten Probolinggo. Pemkab Probolinggo melalui Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Budaya (Disporaparbud) mengajukan anggaran sekitar Rp 7 miliar ke Kementerian Pariwisata.

Anggaran yang diajukan ke pemerintah pusat tersebut untuk menyokong pendukung KSPN di Kabupaten Probolinggo. Yaitu, mengembangkan destinasi wisata yang dekat dengan kawasan Bromo.

Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Sugeng saat dikonfirmasi membenarkan tengah mengajukan ke Pemerintah Pusat melalui dana alokasi khusus (DAK) untuk pengembangan wisata di Kabupaten Probolinggo. Mengingat, Kabupaten Probolingo memiliki wisata yang masuk KSPN.

Tentunya, kesempatan untuk mendapatkan alokasi anggaran dari pusat untuk pengembangan KSPN tersebut sangat terbuka. “Kami mengajukan anggaran Rp 7 miliar untuk mendukung KSPN di Kabupaten Probolingo. Tapi, kami belum dapat jawaban terkait pengajuan anggaran tersebut,” katanya.

Disinggung soal rencana peruntukkan anggaran Rp 7 miliar yang diajukan tersebut, Sugeng menjelaskan, Kabupaten Probolinggo cukup serius menggarap potensi destinasi wisata yang ada. Tahun kemarin hingga tahun depan, ada proyek PRIM, terkait perbaikan akses jalan raya Tongas-Bromo. Proyek PRIM tersebut tentu sangat membantu dalam pengembangan destinasi wisata termasuk KSPN.

Nah, anggaran Rp 7 miliar yang diajukan tersebut, untuk pengembangan wisata yang ada di sekitar kawasan Bromo. Mulai dari wisata di Tongas; Madakaripura, Lumbang; dan puncak Seruni Point, Sukapura. Tentunya, destinasi wisata tersebut merupakan pendukung KSPN yang ada di Kabupaten Probolinggo.

“Perlu ada pendukung untuk KSPN, yaitu melalui destinasi wisata lainnya. Sehingga, wisatawan yang datang ke Bromo, bisa ditawarkan dan menikmati destinasi wisata lainnya. Seperti air terjun Madakaripura, Lumbang dan puncak Seruni Point, Sukapura,” paparnya. (mas/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.