Tahun Depan Pasang di 20 Titik Pamsimas, 16 Dari APBN dan 4 dari APBD

DRINGU, Radar Bromo – Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Probolinggo berencana untuk memasang 20 titik Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Jumlah ini lebih meningkat dibandingkan tahun 2019 yang hanya ada 13 lokasi.

Dua puluh titik ini terdiri dari 16 lokasi dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan 4 lokasi dibiayai dari Anggaran pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Sedangkan tahun 2019 ada 13 lokasi dengan rincian 10 lokasi dibiayai APBN dan 3 lokasi dibiayai dari APBD.

“Untuk tahun depan ada 20 titik lokasi Pamsimas. Namun dimana saja belum dipastikan,” ujar Prijono, Kepala DPKPP saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo beberapa waktu lalu.

Pamsimas merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan akses air bersih kepada masyarakat. Dalam pembangunan Pamsimas ini, ada keterlibatan masyarakat secara swadaya.

“Untuk pembangunan seperti bak penampung air itu dilakukan oleh APBN dan APBD. Keswadayan masyarakat ini dalam hal pembangunan jaringan saluran air ke rumah-rumah warga,” ujarnya.

Berdasarkan data dari DPKPP, pagu pembangunan untuk 1 desa mencapai Rp 350 juta. Dengan rincian 70 persen dari APBN atau APBD, 10 persen dari APBDesa dan 20 persen dari dana masyarakat. (put/fun)