Kebakaran Hutan Lereng Welirang Diperkirakan Capai Ratusan Hektare

MELAWAN API: Petugas berusaha memadamkan api di jalur pendakian Blok Kop-Kopan, Lereng Gunung Welirang, Desa Pecalukan, Kecamatan Prigen. (Tahura R. Soerdjo for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PRIGEN, Radar Bromo-Memasuki hari kedua Kamis (3/10), pemadaman kebakaran hutan di jalur pendakian Lereng Gunung Welirang, terus dilakukan. Diperkirakan, sampai Kamis malam, ratusan hektare lahan telah dilalap api.

Lahan yang terbakar itu berada di dua lokasi. Yakni, di Kop-Kopan dan Blok Gubisan. Keduanya berada di wilayah Tahura R. Soerdjo, Desa Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. “Apinya belum 100 persen padam. Titik apinya masih ada, tetapi tidak separah kemarin (Rabu, 2/10),” ujar Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan UPT Tahura R. Soerdjo Dedi Hadiana.

Menurutnya, proses pemadaman masih terus dilakukan dengan melibatkan banyak orang. Di antaranya, ada dari Pamhut, relawan, serta dari TNI dan Polri. Ada sejumlah faktor belum tuntasnya pemadaman. Di antaranya, karena medannya sulit dan berada di ketinggian sekitar 1.500-1.700 meter dari permukaan laut. “Anginnya juga kencang,” ujarnya.

Selain itu, menurut Dedi, vegetasi yang ada mudah terbakar, sehingga api cepat merambat ke lokasi lain. Di lokasi, didominasi alang-alang dan semak belukar. Ada juga cemara gunung. “Saat ini pemadaman fokus penyisiran dan lokalisasi lahan pasca terbakar. Mudah-mudahan bisa secepatnya padam dan tidak meluas,” ujarnya.

Disinggung luas lahan yang terbakar, Dedi mengaku belum mengetahui secara persis. Karena kebakarannya belum 100 persen padam. “Lahan terbakar perkiraan kami ratusan hektare. Tetapi, untuk luas pastinya kami belum bisa menyimpulkan,” ujarnya. (zal/rud)