alexametrics
31.5 C
Probolinggo
Friday, 30 October 2020

Pengendara asal Kraksaan Dikeroyok Pekerja Proyek Jalan di Curahsawo, Akhirnya Lapor Polisi

GENDING, Radar Bromo – Nahas dialami Oka Hadi Siswanto, 31, warga Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Senin (2/9), dia dikeroyok oleh sekitar 10 orang pekerja proyek pelebaran jalan nasional di Jalan Raya Desa Curahsawo, Kecamatan Gending.

Tak terima, korban pun melaporkan masalah ini ke Polsek Gending. Senin (2/9), polisi langsung memanggil sejumlah pekerja proyek ini ke Mapolsek. Namun, di antaranya mereka tidak ada yang mengakui telah memukul korban.

Informasinya, pengeroyokan itu terjadi sekitar pukul 14.40. Saat itu korban bersama istrinya, Anggi Wahyu Pratiwi, 28, mengendarai mobil dari timur hendak ke Kota Probolinggo. Sesampai di lokasi kejadian di Jalan Raya Desa Curahsawo, sekitar 100 meter di timur tugu batas Kecamatan Gending dengan Kecamatan Dringu, korban diberhentikan paksa oleh sekitar 10 orang.

Mereka sama-sama menggunakan pakaian pekerja proyek pembangunan jalan berwarna merah. “Waktu itu ada proses buka tutup jalan, sehingga jalan dibuka bergantian. Namun, karena pijakan gas mobil saya agak bermasalah, jadi dipikir saya mbleyer dan memaksa melaju. Itu, murni karena pijakan gas bermasalah,” ujar korban.

Menurutnya, dari posisi pemberhentian, mobilnya melaju lambat hingga sekitar 10 meter. Kemudian, sejumlah pekerja memberhentikan paksa mobilnya. Bahkan, ada yang memukul bagian belakang mobil serta membuka paksa pintu bagian kanan depan hingga sebagian interior mobilnya rusak.

Setelah pintu mobil berhasil dibuka, korban mengaku dipukuli menggunakan tangan kosong di bagian wajah dan dada. Serta dicakar sebanyak 3 kali, sehingga mengalami luka di lengan kanan sepanjang sekitar 1 sentimeter. “Ini salah paham. Saya kecewa dengan perilaku mereka yang main keroyok seenaknya. Saya paham waktu itu memang panas dan tidak bisa mengontrol emosi,” ujarnya.

Karenanya, korban melapor ke Polsek Gending. Mendapati laporan itu, penyidik langsung memanggil sejumlah pekerja yang diduga terlibat dalam pengeroyokan ini. Sekitar pukul 16.10, ada 8 orang yang dipanggil untuk dimintai keterangan.

Salah satu pekerja, Mamad mengatakan, ketika diberhentikan, korban memaksa melaju dan tidak mengindahkan aba-aba. “Waktu diberhentikan tidak mengindahkan. Jadi, kami lakukan secara paksa,” ujarnya.

Terkait dengan pemukulan bagian belakang mobil korban, Mamad mengatakan, itu dilakukan untuk memberi kode agar berhenti. Namun, disinggung terkait pemukulan terhadap korban, semua yang datang tidak ada yang mengaku.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Gending Bripka Andri Okta mengaku, masih mendalami kasus ini. Pihaknya akan memanggil para pekerja untuk dimintai keterangan. “Karena ini kasus penganiayaan, maka akan kami lakukan visum dulu dan kami lanjutkan penyelidikan,” ujarnya. (ar/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Waspada Banjir di Kab Probolinggo, Dinas PUPR Pantau Pintu Air Ini

Mengingat hujan mulai turun, pemantauan pintu air lebih diintensifkan.

Sampah Sering Berserakan, Rencanakan TPS di Dekat Jembatan Krejengan

Keresahan warga Desa/Kecamatan Krejengan dan para pengendara yang melintasi jembatan di sana akan berakhir.

Long Weekend, Ketua PHRI: Okupansi Hotel di Pasuruan Naik 80 Persen

Okupansi hotel-hotel di Kabupaten Pasuruan naik hingga 80 persen, bahkan, diprediksi naik sampai hari Minggu nanti.

Polisi: Pelaku Curanmor di Petungasri Komplotan Spesialis

Para pelaku yang menggondol dua motor di Lingkungan Pasegan, Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, terlihat cukup tenang ketika beraksi.

Tersisa Rehab 534 RTLH Belum Rampung di Kab Pasuruan

Sebanyak 2 ribu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Pasuruan bakal dibedah tahun ini.