Program Mufti Mandiri Dorong Kewirausahaan

PASURUAN – Program ”Mufti Mandiri” yang digulirkan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur dr Mufti Aimah Nurul Anam, diikhtiarkan untuk mendorong kewirausahaan di kalangan warga.

“Semakin banyak yang berwirausaha serta mengembangkan usaha rintisannya, tentu kian baik untuk ekonomi masyarakat,” ujar Mufti.

Untuk menyuntikkan semangat kewirausahaan di kalangan warga, Mufti secara berkala menyampaikan materi tentang strategi memulai dan mengembangkan bisnis. Materi itu disampaikan pada anak-anak muda, santri di pesantren, hingga ibu-ibu kelompok pengajian dan arisan.

Program “Mufti Mandiri” sendiri adalah inisiatif sederhana untuk mengajak warga berwirausaha dan meningkatkan usaha yang sudah ada. Sehingga, bisa menambah lapangan kerja dan menyejahterakan semua.

“Dari banyak pertemuan dengan warga, saya menangkap semangat kewirausahaan yang sangar besar. Semuanya tergerak untuk berani berwirausaha dan mengembangkan usahanya agar bisa membantu ekonomi keluarga,” papar Mufti.

“Misalnya, ibu-ibu di Desa Kertosari, Jatigunting, dan banyak desa lain di Pasuruan. Mereka punya keinginan kuat untuk memulai usaha. Ini, luar biasa dan harus terus didukung,” imbuh Mufti yang juga mantan aktivis Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU).

Mufti menjelaskan, fasilitasi alat untuk membantu pengembangan usaha disesuaikan dengan usaha yang dijalankan warga. Misalnya, ibu-ibu yang memulai bisnis jajanan pasar, dibantu peralatan memasak. Seperti kompor, blender, oven, dan sejenisnya. Ada pula peternak rakyat yang mendapat fasilitasi bantuan perbaikan kandang agar usaha ternaknya terus berkembang.

“Program ini akan terus diperluas jangkauannya. Pasuruan dan Probolinggo saat ini terus berkembang pesat. Kami ingin ikut sedikit memberi kontribusi dengan berupaya menggerakkan kewirausahaan warga,” ujarnya. (*)