alexametrics
26.7 C
Probolinggo
Saturday, 25 June 2022

Lupa Matikan Tungku Kembali Picu Kebakaran di Probolinggo

PROBOLINGGO-Kebakaran yang dipicu lupa matikan tungku saat memasak kembali terjadi di Probolinggo. Setelah beberapa hari lalu terjadi di Mangunharjo, Mayangan, Jumat pagi (3/8) si jago merah giliran mengamuk di jalan Slamet Riyadi, RT 2/ RW V, Kelurahan/ Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Dapur rumah warga setempat bernama Romnah, 40 pun ludes dilalap api. Kobaran api pertama kali diketahui sekitar pukul 09.00.

Sulis, 28, salah satu warga setempat menjelaskan, saat api melalap dapur rumah Romnah itu, di rumah hanya ada Bu Suto, 65. Sementara Romnah dan tiga anaknya sedang bekerja.

Bu Suto yang sudah sepuh itu menyalakan tungku untuk masak air. Selanjutnya, Bu Suto pergi kebelakang untuk memotong pohon pisang.

Lantaran sudah tua, Bu Supo lupa jika ia menyalakan tuman untuk memasak air. Tanpa disadari, api yang berasal dari tungku itu lantas merembet ke bagian dapur lainya.

“Bu Suto kan sudah tua. Jadi, mungkin lupa kalau sedang memasak air. Malah yang tahu terlebih dahulu, para tetangga yang melihat asap dan kobaran api,” terangnya.

Sekitar pukul 09.30 dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi. Namun, satu unit damkar berukuran besar tidak bisa masuk.

Mengingat lokasinya yang masuk gang kecil. Hanya satu unit damkar berukuran kecil yang bisa masuk. Beruntung, api bisa dikendalikan meski hanya menggunakan satu unit damkar.

Kasi Damkar di Satpol PP Kota Probolinggo Puspito, mengungkapkan, pihaknya masih belum tahu berapa kerugian yang dialami korban. Namun yang jelas api muncul akibat tungku api atau yang biasa disebut tumang. Beruntung tak ada korban jiwa. (rpd/mie)

PROBOLINGGO-Kebakaran yang dipicu lupa matikan tungku saat memasak kembali terjadi di Probolinggo. Setelah beberapa hari lalu terjadi di Mangunharjo, Mayangan, Jumat pagi (3/8) si jago merah giliran mengamuk di jalan Slamet Riyadi, RT 2/ RW V, Kelurahan/ Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Dapur rumah warga setempat bernama Romnah, 40 pun ludes dilalap api. Kobaran api pertama kali diketahui sekitar pukul 09.00.

Sulis, 28, salah satu warga setempat menjelaskan, saat api melalap dapur rumah Romnah itu, di rumah hanya ada Bu Suto, 65. Sementara Romnah dan tiga anaknya sedang bekerja.

Bu Suto yang sudah sepuh itu menyalakan tungku untuk masak air. Selanjutnya, Bu Suto pergi kebelakang untuk memotong pohon pisang.

Lantaran sudah tua, Bu Supo lupa jika ia menyalakan tuman untuk memasak air. Tanpa disadari, api yang berasal dari tungku itu lantas merembet ke bagian dapur lainya.

“Bu Suto kan sudah tua. Jadi, mungkin lupa kalau sedang memasak air. Malah yang tahu terlebih dahulu, para tetangga yang melihat asap dan kobaran api,” terangnya.

Sekitar pukul 09.30 dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi. Namun, satu unit damkar berukuran besar tidak bisa masuk.

Mengingat lokasinya yang masuk gang kecil. Hanya satu unit damkar berukuran kecil yang bisa masuk. Beruntung, api bisa dikendalikan meski hanya menggunakan satu unit damkar.

Kasi Damkar di Satpol PP Kota Probolinggo Puspito, mengungkapkan, pihaknya masih belum tahu berapa kerugian yang dialami korban. Namun yang jelas api muncul akibat tungku api atau yang biasa disebut tumang. Beruntung tak ada korban jiwa. (rpd/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/