Dua Pelajar Ini Nyaris Dijambret di Gempeng Bangil di Siang Bolong

BANGIL, Radar Bromo– Kejadian tak menyenangkan dialami Farah, 15. Pelajar asal Nganglang, Desa Oro-oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang tersebut, nyaris menjadi korban penjambretan oleh dua pemuda di siang bolong.

Smartphone produk buatan Korea Selatan miliknya hampir raib. Beruntung, ada beberapa warga yang mengetahuinya. Sehingga, aksi penjambretan yang menimpanya, berhasil digagalkan.

Peristiwa mendebarkan yang dialami korban, berlangsung Rabu siang (3/6). Ketika itu, korban dan rekannya, Azahra, hendak menyewa kamera di Gempeng, Kecamatan Bangil. Keduanya mengendarai motor Honda Beat menuju persewaan kamera itu.

Farah berada di depan mengemudikan motor. Sementara rekannya, Azahra, berada di belakangnya. Mereka berangkat dari rumah, menuju Gempeng.

Menurut Farah, sebelum ke Gempeng, mereka berniat untuk ke rumah temannya terlebih dahulu di Dermo, Kecamatan Bangil, tak jauh dari SMKN 1 Bangil. Perjalanan remaja yang kini duduk di kelas 3 SMPN 3 Bangil itu, awalnya tidak ada masalah.

Hingga sampai di persimpangan empat ST di Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil, keduanya melihat dua pemuda berboncengan naik motor Beat merah di depannya. Farah melihat keduanya saat lampu merah menyala.

Begitu traffic light menyala, Farah pun menancap gasnya. Tidak ada kecurigaan dalam benaknya. Hingga tiba-tiba di persimpangan tiga SMPN 3 Bangil, ia yang hendak berbelok arah, dikejutkan dua orang yang semula berada di depannya itu.

Mereka memepetnya dan langsung berusaha menarik handphone miliknya yang dipegang temannya, Azahra. Tarik-tarikan pun terjadi, sampai akhirnya handphone tersebut jatuh. “Saat jatuh, dua orang tersebut berhenti dan hendak mengambil handphone saya,” kata Fahra.

Fahra yang dibuat ketakutan atas kejadian itu, tak bisa banyak berteriak. Mulutnya seperti tersumbat. “Saya gemetaran,” sambungnya.

Untungnya, ada warga sekitar yang menyaksikan. Sehingga, orang tersebut, berteriak jambret. Teriakan itu, membuat dua orang yang hendak menjambret handphonenya, langsung kabur ke timur.

“Kejadiannya sekitar pukul 13.30. Waktu saya ketakutan, ada yang teriak-teriak jambret. Sehingga, kedua orang tadi kabur,” bebernya. (one/fun)