Cabut Status Lockdown, DPRD Kab Pasuruan Langsung Kunker ke Malang

BANGIL, Radar Bromo – Kasus Coronavirus Disease (Covid-19) di Kabupaten Pasuruan belum sepenuhnya mereda. Meski begitu, DPRD setempat sudah mulai mencabut status lockdown dan beraktivitas normal.

Salah satunya, para wakil rakyat itu mulai kembali melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar wilayah. Keran kunker kembali dibuka setelah sempat distop sejak akhir Maret lalu.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan menyampaikan, pencabutan status lockdown itu tak hanya pada anggota yang mau kunker ke luar daerah. Sebab, DPRD setempat juga membuka pintu untuk tamu dari daerah lain yang hendak berkunjung.

Keputusan itu diambil berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus) yang dilakukan kemarin (2/6). “Per hari ini (kemarin), kami memutuskan untuk membuka kegiatan kunjungan kerja, yang sempat dihentikan sementara. Kami juga menerima, kalau ada tamu luar daerah yang hendak berkunjung ke kantor kami,” kata Dion –sapaan akrabnya-.

Dion menambahkan, keputusan itu bukan tanpa alasan. Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan. Salah satunya, kegiatan kunker itu diklaim untuk menggerakkan ekonomi yang hampir tidak bergerak.

Sebab, kegiatan kunker akan membuat roda ekonomi bisa berputar. Seperti layanan transportasi yang terkena dampak atau perhotelan yang akan mendapatkan keuntungan dengan adanya tamu dari daerah lain.

Sejauh ini, diakui Dion, memang belum ada daerah lain yang menggelar kunker ke DPRD Kabupaten Pasuruan. Namun, anggota dewan yang tengah menggelar kunker ke daerah lain, sudah mulai dilakukan.

“Sejak dibuka hari ini, teman-teman sudah ada yang menggelar kegiatan ke Malang. Mereka ingin mempertanyakan soal penerapan new normal di wilayah setempat,” sambungnya.

Meski begitu, kegiatan kunker yang dilakukan saat ini tidak bisa sembarangan. Protokol kesehatan menjadi hal yang harus diperhatikan. “Meski kegiatan kunker sudah dibuka, tapi tetap mengedepankan protokol kesehatan,” terangnya. (one/mie)