alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Wednesday, 29 June 2022

Awas, Ada Akun Fake Bupati Pasuruan Minta Galang Dana

PASURUAN, Radar Bromo – Sabtu (2/5), dunia maya dihebohkan dengan akun pribadi yang bernama Irsyad Yusuf. Jadi heboh karena akun tersebut meminta penggalangan dana untuk Covid-19.

Namun, Pemerintah Kabupaten memastikan akun tersebut hoax atau palsu, sehingga berharap masyarakat tidak mempercayainya. Akun baru bernama “Irsyad Yusuf” ini diduga fake atau palsu karena baru dibuat dan menambah sejumlah teman yang sama dengan teman di akun resmi milik Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf.

Bahkan, akun ini menampilkan foto profil dan banner yang serupa dengan akun pribadi milik Bupati Pasuruan. Banyak warga maupun pegawai di lingkungan Pemkab Pasuruan diajak untuk berteman. Nah, saat sudah menjalin pertemanan, akun palsu tersebut mulai beraksi.

Salah satu yang ditambah pertemanan yaitu Samsul Huda yang merupakan pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan. Samsul mengaku diminta pertemanan oleh akun baru yang bernama “Irsyad Yusuf” Sabtu (2/5) sekitar pukul 11.00.

“Awalnya juga sempat kaget karena ada permintaan pertemanan baru dari akun bernama “Irsyad Yusuf”. Tanpa ada curiga saya setujui,” ungkapnya.

Namun, akun tersebut mulai tampak mencurigakan lantaran sekitar pukul 14.30, akun tersebut mengirimkan chating melalui messanger. Tujuannya adalah untuk penggalangan dana terkait Covid-19.

Merasa curiga, Samsul pun mencoba melakukan kroscek ke orang-orang Pemkab Pasuruan. Ternyata tak Samsul Huda sendiri yang diminta untuk berteman. Sebab, cukup banyak orang pemkab yang juga dimintai pertemanan dan dimintai penggalangan dana. Anehnya, nama rekening yang diberikan juga atas nama lain yaitu “Nia Okta Sari”.

“Saya merasa jelas aneh karena bukan Pak Bupati sendiri. Termasuk, biasanya kalau ada perlu langsung WA saya pribadi. Itu pun biasanya terkait latihan sepak bola atau kostum olahraga, bukan untuk hal-hal terkait dana seperti ini,” terangnya.

Banyaknya laporan terkait akun yang mengatasnamakan Bupati Pasuruan, langsung membuat Kominfo Kabupaten Pasuruan melakukan klarifikasi. Semua diminta berhati-hati terhadap permintaan penggalangan dana yang mengatasnamakan Bupati Pasuruan.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan Syaifudin Ahmad mengklarifikasi bahwa tidak benar ada penggalangan dana seperti yang diminta oleh akun yang mengatasnamakan Bupati Pasuruan. “Jadi, itu memang hoax dan tidak benar. Apalagi mengatasnamakan secara pribadi di akun facebook,” ujarnya.

Kominfo kemarin sudah mendapatkan banyak laporan terkait akun pribadi yang bernama Irsyad Yusuf dan meminta untuk penggalangan dana. Karena hoax atau palsu, kemarin sudah dilakukan klarifikasi dan disebar ke grup-grup WA sampai media sosial agar tidak ada korban.

Terkait bakal melaporkan terkait akun palsu dan pencemaran nama baik. Kominfo masih menunggu informasi lebih lanjut jika dirasa makin meresahkan. (eka/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Sabtu (2/5), dunia maya dihebohkan dengan akun pribadi yang bernama Irsyad Yusuf. Jadi heboh karena akun tersebut meminta penggalangan dana untuk Covid-19.

Namun, Pemerintah Kabupaten memastikan akun tersebut hoax atau palsu, sehingga berharap masyarakat tidak mempercayainya. Akun baru bernama “Irsyad Yusuf” ini diduga fake atau palsu karena baru dibuat dan menambah sejumlah teman yang sama dengan teman di akun resmi milik Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf.

Bahkan, akun ini menampilkan foto profil dan banner yang serupa dengan akun pribadi milik Bupati Pasuruan. Banyak warga maupun pegawai di lingkungan Pemkab Pasuruan diajak untuk berteman. Nah, saat sudah menjalin pertemanan, akun palsu tersebut mulai beraksi.

Salah satu yang ditambah pertemanan yaitu Samsul Huda yang merupakan pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan. Samsul mengaku diminta pertemanan oleh akun baru yang bernama “Irsyad Yusuf” Sabtu (2/5) sekitar pukul 11.00.

“Awalnya juga sempat kaget karena ada permintaan pertemanan baru dari akun bernama “Irsyad Yusuf”. Tanpa ada curiga saya setujui,” ungkapnya.

Namun, akun tersebut mulai tampak mencurigakan lantaran sekitar pukul 14.30, akun tersebut mengirimkan chating melalui messanger. Tujuannya adalah untuk penggalangan dana terkait Covid-19.

Merasa curiga, Samsul pun mencoba melakukan kroscek ke orang-orang Pemkab Pasuruan. Ternyata tak Samsul Huda sendiri yang diminta untuk berteman. Sebab, cukup banyak orang pemkab yang juga dimintai pertemanan dan dimintai penggalangan dana. Anehnya, nama rekening yang diberikan juga atas nama lain yaitu “Nia Okta Sari”.

“Saya merasa jelas aneh karena bukan Pak Bupati sendiri. Termasuk, biasanya kalau ada perlu langsung WA saya pribadi. Itu pun biasanya terkait latihan sepak bola atau kostum olahraga, bukan untuk hal-hal terkait dana seperti ini,” terangnya.

Banyaknya laporan terkait akun yang mengatasnamakan Bupati Pasuruan, langsung membuat Kominfo Kabupaten Pasuruan melakukan klarifikasi. Semua diminta berhati-hati terhadap permintaan penggalangan dana yang mengatasnamakan Bupati Pasuruan.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan Syaifudin Ahmad mengklarifikasi bahwa tidak benar ada penggalangan dana seperti yang diminta oleh akun yang mengatasnamakan Bupati Pasuruan. “Jadi, itu memang hoax dan tidak benar. Apalagi mengatasnamakan secara pribadi di akun facebook,” ujarnya.

Kominfo kemarin sudah mendapatkan banyak laporan terkait akun pribadi yang bernama Irsyad Yusuf dan meminta untuk penggalangan dana. Karena hoax atau palsu, kemarin sudah dilakukan klarifikasi dan disebar ke grup-grup WA sampai media sosial agar tidak ada korban.

Terkait bakal melaporkan terkait akun palsu dan pencemaran nama baik. Kominfo masih menunggu informasi lebih lanjut jika dirasa makin meresahkan. (eka/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/