Proyek PRIM Lanjutan Tunggu Hasil Uji Lab Bahan Material, Berharap tak Terganjal Wabah

TONGAS, Radar BromoKontrak lelang proyek Provincial Road Improvement Maintenance Project (PRIM) di Jalan raya Tongas-Bromo, tahun ini telah ditetapkan pemenangnya. Pekan lalu, tahap uji bahan material yang akan digunakan untuk proyek ini. Dengan harapan, pandemik Covid-19 yang terjadi saat ini, tidak menghambat tahapan-tahapan proyek PRIM.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo, Rachmad Waluyo melalui Kabid Bina Marga Asrul Bustami mengatakan, proyek PRIM tahun 2020 dengan nilai anggaran sekitar Rp 72 miliar tetap terlaksana tahun ini. Sejauh ini, tahapan persiapan pelaksanaan proyek jalan sepanjang 15 Km tidak terpengaruh pandemik Covid-19.

”Alhamdulillah sudah ada pemenang lelangnya mas. PT. Adika Raya Persada Malang yang garap proyek PRIM tahun ini,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.

Asrul menjelaskan, pekan lalu masih tahap pengajuan uji lab bahan material yang akan digunakan untuk pengerjaan proyek PRIM. Sebab, bahan material harus sesuai dan dibuktikan dengan uji lab. ”Semoga saja, hasil uji lab cepet keluar dan tidak terhambat pandemik Covid-19 yang tejadi saat ini,” harapnya.

Asrul mengungkapkan, ada sejumlah tahapan yang diperkirakan harus disisihkan lebih dulu. yaitu konsultan publik. Mengingat kondisi pandemik Covid-19, dilarang mengumpulkan orang. Sehingga tidak bisa mengadakan konsultan publik. ”Jika memang kondisi mendesak, kami adakan konsultan publik saat kondisi sudah kondusif saja. Kami coba konsultan publik tidak dengan kumpulkan orang, tapi jemput bola,” terangnya.

Diketahui sebelumnya, proyek PRIM jalan Tongas-Bromo sepanjang kurang lebih 37 kilometer, akan dibagi dalam 7 koridor. Ketujuh ruas jalan kabupaten itu, antara lain Ruas Jalan Tongas–Lumbang (R.01); Ruas Jalan Lumbang–Lambang Kuning (R.03); Ruas Jalan Lumbang-Madakaripura (R.105); Ruas Jalan Sukapura–Lambang Kuning (R.60); Ruas Jalan Sukapura–Ngadisari (R.05); Ruas Jalan Ngadisari–Cemoro Lawang (R.06) dan Ruas Jalan Ngadisari–Laut Pasir (R.25).

Selama 3 tahun, jalan akses Bromo Tengger Semeru (BTS) akan disokong PRIM. Estimasi anggarannya mencapai Rp184 miliar. Pemerintah Australia melalui Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT), akan membantu Rp70 miliar. (mas/fun)