alexametrics
32.3 C
Probolinggo
Thursday, 29 October 2020

Picu Macet Jalur Pandaan-Prigen, Dewan Sidak Cimory, Ini Catatannya

PRIGEN, Radar Bromo – Usai menggelar hearing Senin (30/12) lalu di gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, dewan di komisi I menepati janjinya untuk mengunjungi  wisata anyar Cimory Dairyland & Resto. Di wisata yang berlokasi di Kelurahan/ Kecamatan Prigen atau sisi barat ruas jalan jurusan Pandaan–Prigen, dewan kembali menemukan sejumlah catatan.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, saat sidak tersebut komisi satu tidak sendirian. Tetapi, ikut didampingi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan juga Camat Prigen. Pihak manajemen Cimory juga ikut menemani.

Sesampainya di lokasi, sejumlah wakil rakyat sempat melakukan pemaparan terkait tujuan sidak. Setelah itu dilanjut berkeliling jalan kaki menyusuri sarpras serta wahana yang ada.

“Kami hanya pastikan saja, datang ke lokasi sekaligus sidak. Ini menindaklanjuti hearing awal pekan kemarin,” ucap Ketua Komisi I Kasiman.

Politisi asal Pandaan tersebut menuturkan, untuk Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Cimory sudah ada. Namun, yang belum lengkap adalah layout-nya. Seperti jembatan penghubung dua bangunan di sisi sebelah selatan. Begitu juga lahan baru untuk parkir di belakang, sisi sebelah barat.

“Ini harus dimasukkan juga, tidak boleh terlewatkan. Termasuk bongkar pos parkir di depan, untuk dipindah agak ke dalam. Biar tidak ada penumpukkan kendaraan yang mau masuk dengan jalan raya,” tukasnya.

Hal senada juga disampaikan Sugianto, anggota komisi I lainnya. Politisi asal Prigen ini menuturkan, gedung berlantai tiga, tempat lobi, sekaligus resto, juga tempat sebagian wahana yang ada, harus dipaparkan oleh tim teknis pelaksananya. Terutama yang menyangkut tingkat keamanan, kelayakan, dan lainnya.

“Minimal harus dipaparkan, juga surat pernyataan dinyatakan aman atau tidaknya oleh pelaksana yang menggarap bangunan gedung berlantai tiga tersebut. Biar pengunjung aman karena tiap harinya ramai orang,” tegasnya.

Di luar itu, aspek lain harus diperhatikan pihak pengelola. Kemacetan panjang seringkali terjadi saat Cimory beroperasi, harus diatasi secepatnya. Termasuk Amdal Lalin-nya, sampai dengan sekarang belum ada.

“Kasihan warga dan pengguna jalan lainnya. Mau belanja  ke pasar sulit dan dampak lainnya penginapan termasuk vila berada di kawasan Tretes, Prigen, menjadi sepi. Omzetnya berkurang hingga 50 persen,” imbuhnya.

Terkait jalannya proses sidak dan sejumlah saran serta anjuran yang disampaikan komisi I, ditanggapi dingin oleh pihak manajemen. Salah satunya, Yos Ruwadi selaku general manager (GM) Cimory Dairyland & Resto.

“Saran dan anjuran dari komisi I juga OPD terkait yang ikut sidak, segera dan secepatnya kami urus dan kami penuhi. Untuk Amdal Lalin-nya dalam proses, kami ajukan langsung ke Dishub Pemprov Jatim,” bebernya. (zal/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Jembatan Kedungasem Dibangun, Jalan Nasional Ditutup 8 Bulan  

Ditargetkan pertengahan November 2020, kontrak pengerjaan pembangunan jembatan yang fondasinya ambrol tersebut bisa dimulai.

Usulan Tambahan Pupuk Subsidi Tunggu Kejelasan Realokasi Provinsi    

BANGIL, Radar Bromo–Masuk akhir Oktober, kuota sisa pupuk bersubsidi urea di Kabupaten Pasuruan tersisa 8 ribu ton. Saat ini Dinas Pertanian masih menunggu instruksi...

Pencairan DBHCHT di Kab Pasuruan Tersisa Rp 36 Miliar  

Sampai akhir Oktober ini, DBHCHT yang sudah masuk ke kabupaten setempat mencapai Rp 146 Miliar.

Muncul Banyak Pedagang Dadakan, Satpol PP Belum Bisa Usir Paksa

Mendekati Maulid Nabi, jumlah pedagang semakin banyak. Bahkan, tak sedikit yang lapaknya memakan bahu jalan dan membuat tenda semi permanen.

Mahasiswi asal Lumajang Polisikan Eeks Pacar usai Dianiaya-HP-nya Dirampas

Korban menjalin hubungan asmara dengan RV selama 3 tahun.