alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Pedagang Arloji asal Trajeng Meninggal di Teras Rumah di Sedaeng-Tosari

TOSARI, Radar Bromo– Masyarakat yang tinggal di pasar Sedang, Tosari, pagi kemarin dibuat gempar. Penyebabnya, ada pedagang arloji kerap berjualan disana, ditemukan meninggal dunia di teras rumah salah satu warga.

Tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga korban meninggal lantaran penyakit jantung yang dideritanya.

Penemuan jenazah ini awalnya diketahui oleh Mariati, 48, salah satu pedagang ikan di Pasar Desa Sedaeng. Korban yang seharinya memang berjualan arloji ini sudah sering berjualan di sekitar pasar Desa Sedaeng. Beberapa hari ini dia tertidur di teras depan rumah milik Rusmiati, yang lokasinya dekat dengan pasar.

Mariati pula yang menemukan korban pertama kali. Mulanya dia melihat korban sekitar pukul 06.00. Hingga pukul 07.30, kondisi korban tampak tak bergerak sama sekali. Merasa curiga, akhirnya Mariati melaporkan kondisi tersebut ke kepala desa dan tokoh masyarakat sekitar.

Hari Hijrah, Camat Tosari mengatakan, petugas polsek Tosari datang ke lokasi setelah ada laporan dari warga. Selain itu ada juga Puskesmas. Petugas kemudian mengecek kondisi pedagang arloji ke TKP.

“Dari kondisi, jenazah sudah meninggal dunia di lokasi. Dan akhirnya jenazah di evakuasi dan dibawa ke Puskesmas Tosari untuk dilakukan visum,” terangnya.

Hari mengatakan kondisi di Tosari memang cukup dingin. Korban yang diketahui bernama M Said, 52, warga Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan ini, diketahui bermalam di depan teras rumah di sekitar Pasar Desa Sedaeng.

“Jadi korban memang bermalam dan tidur disana. Cuaca memang cukup dingin dan membuat korban meninggal dunia di lokasi,” terangnya.

Untuk korban yang bernama M Said memang warga Kota Pasuruan yang sudah rutin berjualan di Pasar Desa Sedaeng. “Sehingga, kendati bukan warga Tosari, dia rutin berjualan di Pasar Desa Sedaeng. Setelah diketahui meninggal, kami menghubungi keluarganya,” terangnya.

Kapolsek Tosari, AKP Bambang Tri mengatakan, dugaan meninggal korban lantaran karena penyakit jantung.  Selain dari keterangan anak kandung korban yaitu Ayub Saifullah, 25, ayahnya memang memiliki riwayat sakit jantung.

“Dugaan meninggal karena sakit jantung hal ini prediksi dari dokter yang menangani di Puskesmas Tosari. Termasuk juga didapatkan obat diabetes pada korban. Sehingga kemungkinan korban juga mengidap penyakit kencing manis,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan jenazah, memang tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Dugaan jenazah meninggal 1-2 jam sampai akhirnya diketahui warga sekitar sudah tidak bernyawa.

Pihak keluarga kemarin juga sudah datang di Puskesmas Tosari. “Dari pihak keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah,” ujarnya. (eka/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Kembang Kempis Kerajinan Perak di Gajahbendo, Kecamatan Beji

Kerajinan perak sempat menjadi primadona di Desa Gajahbendo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Bahkan, puluhan warga setempat menggantungkan hidupnya dari industri perak. Namun, kondisinya saat ini berubah.

Bawaslu Limpahkan Laporan Skor Debat ke Polres

Bawaslu Kota Pasuruan, menyatakan laporan dugaan pelanggaran pilkada terkait adanya skor debat kedua Pilwali Pasuruan 2020, memenuhi syarat formil dan materil.

Curanmor Marak, Polresta Probolinggo Evaluasi Pelayanan

Dalam bulan ini, tercatat telah terjadi lima kali curanmor dan pelakunya belum tertangkap.

Pakai Huruf Pegon, Kiai Nawawi Tulis Maklumat Dukung Gus Ipul

Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri K.H. Nawawi Abdul Djalil mengeluarkan maklumat terkait Pilwali Pasuruan 2020.

Pendaftar Anugerah Kampung Hebat Membeludak

Antusiasme Rukun Tetangga (RT) di Kota Pasuruan, mengikuti Anugerah Kampung Hebat Tahun 2020, sangat terasa.