Bawa Dextro 500 Butir dan Siap Jual, Warga Binor di Paiton Dibekuk

SUDAH DIAMANKAN: Tersangka Muhammad yang sejak Senin (1/1) lalu sudah meringkuk di sel tahanan Mapolres Probolinggo. Dia ditangkap lantaran memiliki 500 butir pil dextro. (Satreskoba Polres Probolinggo for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PAJARAKAN – Muhammad, 33, warga Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, harus menghadapi proses hukum. Dia diamankan anggota Polres Probolinggo lantaran diduga mengedarkan pil dextro. Karenanya, saat ini ia harus mendekam di balik dinginnya jeruji tahanan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, Muhmmad diamankan Senin (1/1) sekitar pukul 00.15. Dia diamankan saat berada di sekitar Jalan Raya Binor. Diketahui sesaat sebelum tertangkap, ia sempat melakukan transaksi.

Setelah diintai beberapa lama, baru kemudian petugas langsung melakukan penyergapan terhadap pelaku. Pelaku yang terbukti memang memiliki barang haram itu tidak berkutik dan tidak melawan saat ditangkap.

AKP Suherli, kasatreskoba Polres Probolinggo mengatakan, setelah dilakukan penangkapan, pelaku langsung diinterogasi. Menurutnya, saat itu pelaku mengakui bahwa memiliki barang haram itu.

“Pelaku mengakui bahwa pil tersebut miliknya. Pelaku juga mengakui pil itu dijual. Padahal, penjualan pil tersebut tidak memiliki izin yang sah,” ungkapnya.

Selain berhasil mengamankan pelaku, petugas juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti. Antara lain uang kertas senilai Rp 50.000, 500 butir pil dextro, 25 paket pil dextro, satu pak plastik klip ukuran 4×6.

“Pelaku langsung diamankan. Saat ini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ucapnya.

Kasus ini sendiri masih terus dikembangkan oleh petugas kepolisian. Hal itu, tak lain untuk memotong jaringan penjualan barang haram itu. Sehingga, Kabupaten Probolinggo khususnya, terlepas dari peredaran barang haram itu. (sid/fun)