alexametrics
27.2 C
Probolinggo
Sunday, 29 May 2022

Tumpukan Ban Terbakar di Gudang, Kerugian Capai Puluhan Juta

PAJARAKAN, Radar Bromo – Ketenangan warga Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, sedikit terusik Senin (30/9) malam lalu. Itu setelah tumpukan ban bekas kontainer di garasi PT Graha Sehat Lestari yang berada di timur kantor DPRD setempat, terbakar. Beruntung, kejadian itu tidak merembet ke bangunan yang ada di lokasi.

Insiden tersebut tak sampai menimbulkan korban jiwa. Hanya saja kebakaran itu menimbulkan kerugian yang itu ditaksir mencapai sekitar Rp 75 juta.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, kebakaran tersjadi sekitar pukul 21.30. Bermula dari saksi salah seorang pegawai di perusahaan itu baru datang dari Surabaya. Ia hendak memarkir mobil dan kemudian mengambil motor lalu pulang.

Saat itulah pegawai tersebut melihat tiga buah ban bekas dump truk yang terbakar, berdekatan dengan tong. Melihat hal itu, ia langsung panik dan memanggil kawan-kawannya yang lain untuk melakukan pemadaman. Sayang, upaya yang ia lakukan sia sia. Saat itu, api bertiup kencang. Sehingga, membuat api semakin berkobar.

“Di lokasi malam itu masih ada orang. Karena itu, mereka melakukan pemadaman. Tetapi, karena angin bertiup kencang dan material di lokasi mudah terbakar menjadi sulit,” kata Kanit Reskrim Polsek Pajarakan Ipda Kurdi.

Api semakin membesar karena setelah sumber api pertama muncul, merembet ke tumpukan ban bekas. Seketika itu pegawai yang ada di lokasi kemudian meminta bantuan mobil damkar Kabupaten Probolinggo. Satu unit damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.

“Damkar langsung melakukan pemadaman damkar yang datang. Ketika airnya habis, kemudian mengisi di timur lokasi kejadian,” terangnya.

Selain damkar pemkab, juga datang unit damkar PT PJB UP Paiton. Mereka melakukan pemadaman silih berganti. Beruntung, api tidak sampai merembet ke bangunan di lokasi. Api baru bisa dijinakkan sekitar pukul 24.00.

“Tidak sampai merembet ke bangunan. Damkar berhasil memadamkan api di garasi milik Eka Saputra Wijaya, warga Kraksaan,” kata Kurdi.

Dari hasil penyelidikan, pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp 75 juta. “Untuk penyebabnya masih kami dalami. Barang yang terbakar hanya ban bekas saja,” terangnya. (sid/fun)

PAJARAKAN, Radar Bromo – Ketenangan warga Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, sedikit terusik Senin (30/9) malam lalu. Itu setelah tumpukan ban bekas kontainer di garasi PT Graha Sehat Lestari yang berada di timur kantor DPRD setempat, terbakar. Beruntung, kejadian itu tidak merembet ke bangunan yang ada di lokasi.

Insiden tersebut tak sampai menimbulkan korban jiwa. Hanya saja kebakaran itu menimbulkan kerugian yang itu ditaksir mencapai sekitar Rp 75 juta.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, kebakaran tersjadi sekitar pukul 21.30. Bermula dari saksi salah seorang pegawai di perusahaan itu baru datang dari Surabaya. Ia hendak memarkir mobil dan kemudian mengambil motor lalu pulang.

Saat itulah pegawai tersebut melihat tiga buah ban bekas dump truk yang terbakar, berdekatan dengan tong. Melihat hal itu, ia langsung panik dan memanggil kawan-kawannya yang lain untuk melakukan pemadaman. Sayang, upaya yang ia lakukan sia sia. Saat itu, api bertiup kencang. Sehingga, membuat api semakin berkobar.

“Di lokasi malam itu masih ada orang. Karena itu, mereka melakukan pemadaman. Tetapi, karena angin bertiup kencang dan material di lokasi mudah terbakar menjadi sulit,” kata Kanit Reskrim Polsek Pajarakan Ipda Kurdi.

Api semakin membesar karena setelah sumber api pertama muncul, merembet ke tumpukan ban bekas. Seketika itu pegawai yang ada di lokasi kemudian meminta bantuan mobil damkar Kabupaten Probolinggo. Satu unit damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.

“Damkar langsung melakukan pemadaman damkar yang datang. Ketika airnya habis, kemudian mengisi di timur lokasi kejadian,” terangnya.

Selain damkar pemkab, juga datang unit damkar PT PJB UP Paiton. Mereka melakukan pemadaman silih berganti. Beruntung, api tidak sampai merembet ke bangunan di lokasi. Api baru bisa dijinakkan sekitar pukul 24.00.

“Tidak sampai merembet ke bangunan. Damkar berhasil memadamkan api di garasi milik Eka Saputra Wijaya, warga Kraksaan,” kata Kurdi.

Dari hasil penyelidikan, pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp 75 juta. “Untuk penyebabnya masih kami dalami. Barang yang terbakar hanya ban bekas saja,” terangnya. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/