alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Sepekan Berlalu, Pencuri yang Menewaskan Anggota TNI Belum Terungkap

MAYANGAN, Radar Bromo – Harapan sejumlah warga untuk melihat para pembacok anggota TNI aktif, Sertu Bambang Irawan segera dibekuk belum bisa terealisasi. Sebab, sejauh ini anggota Polres Probolinggo Kota masih belum berhasil menangkap mereka.

Polisi memastikan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Kasat Reskrim Polresta Probolinggo AKP Nanang Fendi Dwi Susanto mengatakan, pihaknya sudah memeriksa tujuh orang saksi. Namun, keterangan mereka belum ada yang menjurus kepada pelaku.

“Kami terus periksa saksi-saksi, namun saat ini masih belum ada keterangan yang mengarah pada pelaku. Kasus ini terus kami selidiki hingga terungkap pelakunya,” ujar polisi dengan tiga balok di pundaknya itu.

Nanang memastikan, proses penyelidikan tidak ada kendala. Namun, untuk menemukan pelaku butuh proses. Ia mengatakan, sampai kemarin belum ada bukti baru yang bisa didalami. Termasuk dari keterangan para saksi. “Untuk mengarah pada pelaku harus ada bukti yang kuat. Tidak serta-merta langsung menyimpulkan, tentunya ini butuh proses,” ujarnya, Senin (30/9).

Diberitakan sebelumnnya, Selasa (24/9) dini hari, Sertu Bambang Irawan dengan berani mengejar dua pelaku pencurian sepeda motor di kampungnya. Yakni, di Blok Angguran, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Kemudian terjadi perkelahian tidak seimbang antara korban dengan dua pelaku. Nahas, korban terkena tiga kali sabetan celurit dari kedua pelaku hingga membuatnya ambruk. Korban sempat dirawat di IGD RS Dharma Husada Kota Probolinggo. Namun, kemudian meninggal dunia karena kehabisan darah. (ar/rud)

MAYANGAN, Radar Bromo – Harapan sejumlah warga untuk melihat para pembacok anggota TNI aktif, Sertu Bambang Irawan segera dibekuk belum bisa terealisasi. Sebab, sejauh ini anggota Polres Probolinggo Kota masih belum berhasil menangkap mereka.

Polisi memastikan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Kasat Reskrim Polresta Probolinggo AKP Nanang Fendi Dwi Susanto mengatakan, pihaknya sudah memeriksa tujuh orang saksi. Namun, keterangan mereka belum ada yang menjurus kepada pelaku.

“Kami terus periksa saksi-saksi, namun saat ini masih belum ada keterangan yang mengarah pada pelaku. Kasus ini terus kami selidiki hingga terungkap pelakunya,” ujar polisi dengan tiga balok di pundaknya itu.

Nanang memastikan, proses penyelidikan tidak ada kendala. Namun, untuk menemukan pelaku butuh proses. Ia mengatakan, sampai kemarin belum ada bukti baru yang bisa didalami. Termasuk dari keterangan para saksi. “Untuk mengarah pada pelaku harus ada bukti yang kuat. Tidak serta-merta langsung menyimpulkan, tentunya ini butuh proses,” ujarnya, Senin (30/9).

Diberitakan sebelumnnya, Selasa (24/9) dini hari, Sertu Bambang Irawan dengan berani mengejar dua pelaku pencurian sepeda motor di kampungnya. Yakni, di Blok Angguran, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Kemudian terjadi perkelahian tidak seimbang antara korban dengan dua pelaku. Nahas, korban terkena tiga kali sabetan celurit dari kedua pelaku hingga membuatnya ambruk. Korban sempat dirawat di IGD RS Dharma Husada Kota Probolinggo. Namun, kemudian meninggal dunia karena kehabisan darah. (ar/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/