Polsek Libatkan Polresta-Polres Probolinggo untuk Selidiki Warga Kademangan yang Bawa Sajam

NGULING, Radar Bromo – Penyidik Polres Pasuruan Kota masih terus mendalami keterlibatan Abdulloh, 35, dalam berbagai kasus kejahatan. Selasa (1/10), dia dipindah dari Mapolsek Nguling ke Mapolres Pasuruan Kota. Di sana, dia harus menjalani pemeriksaan penyidik.

Kanit Reskrim Polsek Nguling Aiptu Adjie Anggoro mengatakan, warga Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, itu diduga terlibat dalam tindak pidana di dua tempat kejadian perkara (TKP) di Probolinggo. Masing-masing satu kasus pencurian di wilayah hukum Polsek Mayangan, Polres Probolinggo Kota dan satu kasus pemerasan di wilayah hukum Polsek Paiton, Polres Probolinggo.

Karenanya, Abdulloh diperiksa dengan melibatkan penyidik dari Polres Probolinggo Kota dan Polres Probolinggo. Demi kepentingan penyidikan, Abdulloh kini ditahan di Mapolres Pasuruan Kota. “Yang jelas dia memang residivis. Dia diduga melakukan tindak pidana di wilayah Probolinggo. Karena tindak pidana dilakukan antarwilayah, agar memudahkan penyidikan, maka dipindahkan ke Mapolres Pasuruan Kota,” ujar Adjie.

Dari pemeriksaan sebelumnya, ternyata Abdulloh seorang residivis. Dia sudah pernah delapan kali berurusan dengan hukum dan dipenjara karena kasus pencurian dan penganiayaan. Minggu (29/9) dini hari, Abdulloh diamankan anggota Polsek Nguling karena diketahui membawa senjata tajam. Bahkan, dia sempat mengancam anggota yang sedang berpatroli. (riz/fun)