alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Pelebaran Jalan ke Bromo via Pasuruan Berlanjut di Tahun 2020

PUSPO, Radar Bromo – Proyek pelebaran jalan yang jadi akses wisata ke Bromo lewat Pasuruan bakal berlanjut tahun depan. Usai tahun ini dilakukan pelebaran di kawasan Kecamatan Puspo, tahun depan rencananya bakal dilakukan di Kecamatan Tosari.

Suprijanto, staf Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur Wilayah Probolinggo di Pasuruan menjelaskan, pelebaran jalan wisata Bromo di Puspo ditarget selesai Oktober ini. Nah, tahun depan programnya akan berlanjut ke Kecamatan Tosari.

“Tahun ini ada sepanjang 6,8 kilometer jalan yang dilebarkan. Rinciannya, sisi kanan-kiri ada pelebaran jalan 1 meter. Maka total, dari lebar jalan 6 meter, kini lebarnya menjadi 8 meter,” terang Suprijanto.

Dikatakannya, pelebaran jalan ke arah Bromo dari arah Pasuruan merupakan program untuk mendukung jalan wisata. Hal ini sesuai dengan program Kemitraan Indonesia-Australia untuk Infrastruktur (KIAT) yang berlangsung 3 tahun. Yakni, sejak 2019 sampai 2021 mendatang.

Sampai sejauh ini, masih belum ada detail berapa panjang ruas jalan yang dilebarkan dan anggaran untuk tahun 2020 mendatang. Namun, diperkirakan kurang lebih sama dengan pelebaran jalan di Puspo. Usai dilebarkan, ruas jalannya jadi memiliki lebar hingga 8 meter.

“Jadi, melanjutkan dari Kilometer 90 di Kecamatan Puspo, kurang lebih nanti akan dilanjutkan hingga ke Desa Tosari,” terangnya.

Harapannya, dengan pelebaran jalan wisata ke arah Tosari/Bromo lewat Pasuruan bisa mendukung program wisata. Apalagi saat ini sudah makin banyak kendaraan yang lewat ke arah Bromo melalui jalur Pasuruan dan lewat dari Puspo, Tosari. (eka/mie)

PUSPO, Radar Bromo – Proyek pelebaran jalan yang jadi akses wisata ke Bromo lewat Pasuruan bakal berlanjut tahun depan. Usai tahun ini dilakukan pelebaran di kawasan Kecamatan Puspo, tahun depan rencananya bakal dilakukan di Kecamatan Tosari.

Suprijanto, staf Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur Wilayah Probolinggo di Pasuruan menjelaskan, pelebaran jalan wisata Bromo di Puspo ditarget selesai Oktober ini. Nah, tahun depan programnya akan berlanjut ke Kecamatan Tosari.

“Tahun ini ada sepanjang 6,8 kilometer jalan yang dilebarkan. Rinciannya, sisi kanan-kiri ada pelebaran jalan 1 meter. Maka total, dari lebar jalan 6 meter, kini lebarnya menjadi 8 meter,” terang Suprijanto.

Dikatakannya, pelebaran jalan ke arah Bromo dari arah Pasuruan merupakan program untuk mendukung jalan wisata. Hal ini sesuai dengan program Kemitraan Indonesia-Australia untuk Infrastruktur (KIAT) yang berlangsung 3 tahun. Yakni, sejak 2019 sampai 2021 mendatang.

Sampai sejauh ini, masih belum ada detail berapa panjang ruas jalan yang dilebarkan dan anggaran untuk tahun 2020 mendatang. Namun, diperkirakan kurang lebih sama dengan pelebaran jalan di Puspo. Usai dilebarkan, ruas jalannya jadi memiliki lebar hingga 8 meter.

“Jadi, melanjutkan dari Kilometer 90 di Kecamatan Puspo, kurang lebih nanti akan dilanjutkan hingga ke Desa Tosari,” terangnya.

Harapannya, dengan pelebaran jalan wisata ke arah Tosari/Bromo lewat Pasuruan bisa mendukung program wisata. Apalagi saat ini sudah makin banyak kendaraan yang lewat ke arah Bromo melalui jalur Pasuruan dan lewat dari Puspo, Tosari. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/