Ajukan Kuota 14.717 Buku Nikah Tahun Depan

PASURUAN – Mendekati akhir tahun, Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan mulai mengajukan kuota buku nikah untuk tahun depan. Kemenag sudah mengusulkan sebanyak 14.717 pasang buku nikah.

Usman, Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa permintaan kuota tahun depan ini sudah diajukan sejak bulan Agustus lalu. Dan mempertimbangkan juga kuota buku nikah yang tersisa tahun ini dan perkiraan kebutuhan buku nikah di tahun depan.

“Untuk kuota buku nikah tahun depan sudah kita ajukan sejak Agustus lalu. Dan mempertimbangkan dengan sisa kuota yang ada, ditambah tren pernikahan tahun sebelumnya,” ujarnya.

Sampai pertengahan September ini, kuota buku nikah yang tersisa di semua KUA di Kabupaten Pasuruan mencapai 1.500-2.000 buku nikah. Dari kuota tersebut diperkirakan cukup sampai akhir tahun nanti. Namun kuota buku nikah biasanya datang saat akhir tahun. Dan diperkirakan sudah turun pada bulan Oktober mendatang.

Usman mengatakan tren pernikahan di masyarakat tidak bisa diprediksi. Terlihat sejak tahun 2014 sampai 2016 justru terjadi tren penurunan pernikahan di Kabupaten Pasuruan. Dari tahun 2014 yang mencapai 15.755 pernikahan turun di tahun 2015 menjadi 14.156 pernikahan dan kembali turun di tahun 2016 hanya 13.355 pernikahan.

“Tapi di tahun 2017 lalu justru meningkat mencapai 14.717 pernikahan,” jelasnya. Sedangkan di tahun 2018 sampai pertengahan September lalu sudah ada lebih 12 ribu pernikahan. Dan jumlah ini masih terus naik sampai bulan Desember mendatang.

Sehingga dari perkiraan tersebut, Kemenag mengajukan kuota kurang lebih sama seperti tahun lalu yaitu sebesar 14.717 pasang buku nikah. “Itupun juga setiap bulan selalu ada pantauan dari Kemenag Korwil Jatim ke daerah. Sehingga jika dirasa menipis, langsung diajukan agar ditambah stok sehingga tidak sampai kehabisan,” pungkasnya. (eka/fun)