alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Wednesday, 2 December 2020

Rumah Ibu-Anak di Kalisat Rembang Hangus, Kerugian Puluhan Juta

REMBANG–Warga Desa Kalisat, Kecamatan Rembang, Minggu siang (2/9) dibuat panik. Itu setelah diua rumah di kawasan setempat diamuk si jago merah.

Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, imbas kejadian itu, satu rumah yang terbangun semi permanen, ludes dan hanya menyisakan puing-puing. Rumah yang ludes terbakar itu, rumah milik Manisi, 75, warga setempat.

Bukan hanya rumah Manisi yang dilalap api. Rumah yang ditinggali anak dan menantunya, Rais dan Kamil, juga ikut dilalap api. Kebakaran itu berlansung sekitar pukul 11.45.

Informasi yang dihimpun, kebakaran bermula saat Kamil dan istrinya, Rais sedang tidur pulas di rumah mereka. Mereka tak sadar, ketika rumah ibunya yang bersebelahan, berkobar.

Kobaran api baru mereka sadari, setelah api membesar. Mereka dibuat panik, ketika api yang menyala membakar rumah ibu mereka. “Waktu itu, ibu sedang tidak berada di dalam rumah,” kata Samsudi, salah satu anak Manisi yang lain.

Kamil dan istrinya langsung keluar rumah. Mereka berteriak meminta pertolongan warga. Teriakan itupun, akhirnya mengundang warga sekitar untuk berdatangan.

Susah payah mereka memadamkan api. Namun, bangunan rumah Manisi, yang terbuat dari kayu, sulit untuk dipadamkan. Api terus berkobar hingga merembet ke rumah yang ditinggali Kamil dan Rais.

Hingga dua jam lamanya, api mampu ditaklukkan. Itu setelah PMK datang untuk menjinakkan api. Namun, pemadaman tersebut tak membuat rumah tempat tinggal Manisi selamat.

Karena rumah perempuan yang tinggal sendirian itu, rata dengan tanah. Perabotan rumahnya ludes. Dua motor yang ada di rumah setempat, menyisakan kerangka. Beberapa sak gabah yang disimpannya juga hangus.

Sementara rumah Kamil, hangus pada bagian belakang dan atapnya. Barang-barangnya ikut ludes, imbas kejadian tersebut. Perhiasan simpanannya juga raib.

Kepala Desa Kalisat, Kecamatan Rembang, Samhudi menyampaikan, kejadian itu memicu kerugian material yang tak sedikit. “Kalau dihitung, bisa puluhan juta. Karena, selain rumah, ada barang-barang berharga yang hangus. Hanya televisi dan kulkas yang bisa diselamatkan,” ungkap dia.

Kanit reskrim Polsek Rembang, Aipda Agus Susanto menguraikan, insiden tersebut masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan awal penyebab kejadian kebakaran itu, dipicu adanya korsleting. (one/mie)

 

 

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Dorong Penyerapan Anggaran JLU Maksimal

Tidak terserapnya anggaran untuk proyek jalur lingkar utara (JLU) di dalam dana cadangan sepanjang 2020 membuat DPRD Kota Pasuruan angkat bicara.

Bank Indonesia Gulirkan Beasiswa Satu Juta Tiap Bulan

Masing-masing mahasiswa itu akan mendapatkan beasiswa sebesar Rp 1 juta tiap bulan selama setahun mulai Januari 2021.

Petani Resah Lagi Pupuk Subsidi Langka di Pasaran

Petani di Kabupaten Probolinggo kembali diresahkan dengan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi.

Terima 68 Pengajuan Pelimpahan Haji Ahli Waris di Kab Pasuruan

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan terus menerima pengajuan pelimpahan porsi haji kepada ahli waris.

DLH Sudah Laporkan Tumpahan Batu Bara di Perairan Sekitar PLTU Paiton

DLH sudah melaporkan kejadian itu kepada kementerian LHK pada tahun 2018.