Distribusi Air PDAM Tersendat, Warga Mengeluh di Media Sosial

DRINGU – Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Probolinggo, kembali dikeluhkan. Keluhan itu disampaikan warga yang merasa kesulitan air. PDAM sendiri beralasan jika debit air berkurang. Dan itu sangat berdampak pada distribusi air ke rumah-rumah warga.

Salah satunya disampaikan Risyatul di grup fanspage di facebook. “PDAM di Kecamatan Bantaran sudah dua hari mati. Sekarang ditambah padam. Kapan normal lagi?” katanya bertanya.

Sementara itu, Direktur PDAM Gandi Hartoyo membenarkan akan hal itu. Menurutnya, macetnya distribusi air ke sejumlah daerah lantaran debit air berkurang. Sehingga tidak bisa maksimal untuk melayani para pelanggannya.

“Betul. Seperti penjelasan terdahulu, air kita memang kurang. Apalagi sumber air saat ini mengecil karena kemarau, tetapi solusinya kita mengirimkan air secara bergantian lewat truk tangki,” ungkapnya.

Masih menurut Gandi, selain debit air yang semakin mengecil, juga ada beberapa kerusakan pada pipa. Namun, mantan Ketua KONI itu menyebut, jika pihaknya telah melakukan pembenahan.

“Untuk di Kecamatan Tiris, ada pipa distribusi yang digergaji orang. Kondisi itu berdampak pada warga di Gading, Maron, dan Banyuanyar. Saat ini, perbaikan sedang dilakukan. Sementara untuk di Kecamatan Dringu, ada kerusakan pompa. Saat ini kami menunggu pompa pengganti, yang rencananya akan datang Selasa (4/9),” terangnya. (sid/rf)