alexametrics
27 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Inalillahi, Jukir yang Ditabrak Xpander saat Nyeberang Meninggal

PURWOREJO, Radar Bromo-Candra Budi Oktavianto, ditakdirkan meninggal dunia, Minggu dini hari (2/5). Juru parkir yang tinggal di lingkungan Pucang, Kelurahan/Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, meninggal dunia setelah dirawat sekitar tiga jam.

Sebelumnya diberitakan, Candra ditabrak saat menyeberang. Insiden itu terjadi Sabtu (1/5) sekitar pukul 22.20. Malam itu, Candra seperti biasa menjadi jukir di Coffee Shop yang terletak di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan/Kecamatan Purworejo. Di sela sela bekerja, ia sempat pergi ke sebuah warung kopi di seberang jalan untuk rehat sejenak, tidak jauh dari lokasi Coffee Shop berada.

Saat itu, Candra melihat ada salah satu pelanggan coffee shop di tempatnya bekerja, hendak pulang dengan mengeluarkan kendaraannya. Dengan cepat, ia langsung menyeberang jalan dari arah timur ke barat. Saat itulah, dari arah utara ada Mitsubishi Xpander nopol N 1362 WZ yang dikemudikan oleh Subiyantoro, 59, warga Desa/Kecamatan Purwosari sedang melaju dari utara ke selatan.

Pengemudi Xpander ini baru saja menemui temannya di Perum Karya Bakti, Jalan Raden Patah, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Ia hendak pulang ke rumahnya dan melaju dengan kecepatan cukup tinggi ke arah selatan.

Pengemudi Xpander diduga tidak memperhatikan ada orang yang menyeberang sehingga menabrak Candra. Akibatanya Candra mengalami pendarahan dan tergeletak di sisi timur jalan.

“Korban ini baru saja ngopi di warung saya. Memang sehari hari sering ngopi di tempat saya. Tadi pas nyeberang, ada mobil Xpander melaju dengan kecepatan tinggi, dan menabrak korban. Ini kan jalur perkotaan seharusnya pelan pelan karena banyak warga yang sering menyeberang,”ungkap Syuhadak, pemilik warkop.

Kejadian ini sempat membuat arus lalu lintas di Jalan Pangsud padat merayap. Maklum tubuh korban tergeletak di tubuh jalan sebelah timur. Tak lama kemudian, petugas Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota tiba di lokasi. Korban langsung dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr R Soedarsono.

Namun, usai sempat dirawat selama tiga jam sekitar pukul 01.00, korban pun tewas dengan luka robek pada kepala belakang, keluar darah dari telinga kiri, babras pada pipi kiri, lecet pada pundak tangan kiri, lecet pada kaki kanan, lecet pada dada kiri, lecet pada pergelangan tangan kiri, lecet pada pinggul kiri dan lecet pada jari-jari kaki kiri.

Kanitlaka Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Indah Ramadhani menyebut dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) diduga penyebab laka karena pengemudi Xpander tidak memperhatikan arus lalin di depannya. Pengemudi melaju dengan kencang sehingga menabrak korban yang hendak menyeberang ke coffee shop untuk mengambil uang parkir dari kendaraan yang keluar. (riz/fun)

PURWOREJO, Radar Bromo-Candra Budi Oktavianto, ditakdirkan meninggal dunia, Minggu dini hari (2/5). Juru parkir yang tinggal di lingkungan Pucang, Kelurahan/Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, meninggal dunia setelah dirawat sekitar tiga jam.

Sebelumnya diberitakan, Candra ditabrak saat menyeberang. Insiden itu terjadi Sabtu (1/5) sekitar pukul 22.20. Malam itu, Candra seperti biasa menjadi jukir di Coffee Shop yang terletak di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan/Kecamatan Purworejo. Di sela sela bekerja, ia sempat pergi ke sebuah warung kopi di seberang jalan untuk rehat sejenak, tidak jauh dari lokasi Coffee Shop berada.

Saat itu, Candra melihat ada salah satu pelanggan coffee shop di tempatnya bekerja, hendak pulang dengan mengeluarkan kendaraannya. Dengan cepat, ia langsung menyeberang jalan dari arah timur ke barat. Saat itulah, dari arah utara ada Mitsubishi Xpander nopol N 1362 WZ yang dikemudikan oleh Subiyantoro, 59, warga Desa/Kecamatan Purwosari sedang melaju dari utara ke selatan.

Pengemudi Xpander ini baru saja menemui temannya di Perum Karya Bakti, Jalan Raden Patah, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Ia hendak pulang ke rumahnya dan melaju dengan kecepatan cukup tinggi ke arah selatan.

Pengemudi Xpander diduga tidak memperhatikan ada orang yang menyeberang sehingga menabrak Candra. Akibatanya Candra mengalami pendarahan dan tergeletak di sisi timur jalan.

“Korban ini baru saja ngopi di warung saya. Memang sehari hari sering ngopi di tempat saya. Tadi pas nyeberang, ada mobil Xpander melaju dengan kecepatan tinggi, dan menabrak korban. Ini kan jalur perkotaan seharusnya pelan pelan karena banyak warga yang sering menyeberang,”ungkap Syuhadak, pemilik warkop.

Kejadian ini sempat membuat arus lalu lintas di Jalan Pangsud padat merayap. Maklum tubuh korban tergeletak di tubuh jalan sebelah timur. Tak lama kemudian, petugas Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota tiba di lokasi. Korban langsung dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr R Soedarsono.

Namun, usai sempat dirawat selama tiga jam sekitar pukul 01.00, korban pun tewas dengan luka robek pada kepala belakang, keluar darah dari telinga kiri, babras pada pipi kiri, lecet pada pundak tangan kiri, lecet pada kaki kanan, lecet pada dada kiri, lecet pada pergelangan tangan kiri, lecet pada pinggul kiri dan lecet pada jari-jari kaki kiri.

Kanitlaka Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Indah Ramadhani menyebut dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) diduga penyebab laka karena pengemudi Xpander tidak memperhatikan arus lalin di depannya. Pengemudi melaju dengan kencang sehingga menabrak korban yang hendak menyeberang ke coffee shop untuk mengambil uang parkir dari kendaraan yang keluar. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/