alexametrics
30.7 C
Probolinggo
Thursday, 30 June 2022

Empat Mahasiswa Tiongkok asal Kabupaten Probolinggo Dievakuasi

KRAKSAAN, Radar Bromo – Empat mahasiswa Tiongkok asal Kabupaten Probolinggo dalam perjalanan pulang. Sabtu (1/2), empat mahasiswa itu dalam proses evakuasi atau penjemputan oleh tim pemerintah pusat. Direncanakan hari ini, mereka transit dan dievakuasi di Natuna, Batam.

Dalam foto dan video yang dibagikan Febry Halim Cahyadi, mahasiswa asal Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, tampak proses penjemputan mahasiswa asal Indonesia di Hubei Polytechnic University. Di sinilah, Febry panggilannya menuntut ilmu di Fakultas Kedokteran selama ini.

Setidaknya, ada 56 mahasiswa asal Indonesia yang dijemput oleh sebuah bus. Mereka semua mahasiswa kedokteran.

Febry mengatakan, ada 56 mahasiswa asal Indonesia di kampusnya yang dievakuasi (penjemputan pulang). Sebanyak empat mahasiswa di antaranya asal Kabupaten Probolinggo.

Mereka adalah Rahmat Hidayatullah, Mohammad Nadhif, Dewfi Zhafira dan dirinya. ”Bismillah, ini saya sudah naik bus penjemputan menuju bandara,” ujar Febry.

Febry menjelaskan, sebelum rombongan mahasiswa naik bus, ada pengarahan dari tim kampus maupun tim penjemputan. Dijelaskan bahwa evakuasi dilakukan dan direncanakan hari ini tiba di Natuna Batam.

”Nanti dievakuasi ke Natuna Batam. Tapi saya tidak tahu nanti berapa lama di Batam,” katanya.

Yang pasti dikatakan Febry, semua kondisi mahasiswa yang dijemput dalam keadaan sehat. Suhu tubuh mereka sudah diperiksa satu-satu dan semuanya normal. Sehingga, dirinya dan teman-temannya lainnya bisa ikut proses penjemputan.

”Kalau mahasiswa dari luar kampus saya, kurang paham. Saya belum dapat informasi,” tuturnya. (mas/hn)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Empat mahasiswa Tiongkok asal Kabupaten Probolinggo dalam perjalanan pulang. Sabtu (1/2), empat mahasiswa itu dalam proses evakuasi atau penjemputan oleh tim pemerintah pusat. Direncanakan hari ini, mereka transit dan dievakuasi di Natuna, Batam.

Dalam foto dan video yang dibagikan Febry Halim Cahyadi, mahasiswa asal Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, tampak proses penjemputan mahasiswa asal Indonesia di Hubei Polytechnic University. Di sinilah, Febry panggilannya menuntut ilmu di Fakultas Kedokteran selama ini.

Setidaknya, ada 56 mahasiswa asal Indonesia yang dijemput oleh sebuah bus. Mereka semua mahasiswa kedokteran.

Febry mengatakan, ada 56 mahasiswa asal Indonesia di kampusnya yang dievakuasi (penjemputan pulang). Sebanyak empat mahasiswa di antaranya asal Kabupaten Probolinggo.

Mereka adalah Rahmat Hidayatullah, Mohammad Nadhif, Dewfi Zhafira dan dirinya. ”Bismillah, ini saya sudah naik bus penjemputan menuju bandara,” ujar Febry.

Febry menjelaskan, sebelum rombongan mahasiswa naik bus, ada pengarahan dari tim kampus maupun tim penjemputan. Dijelaskan bahwa evakuasi dilakukan dan direncanakan hari ini tiba di Natuna Batam.

”Nanti dievakuasi ke Natuna Batam. Tapi saya tidak tahu nanti berapa lama di Batam,” katanya.

Yang pasti dikatakan Febry, semua kondisi mahasiswa yang dijemput dalam keadaan sehat. Suhu tubuh mereka sudah diperiksa satu-satu dan semuanya normal. Sehingga, dirinya dan teman-temannya lainnya bisa ikut proses penjemputan.

”Kalau mahasiswa dari luar kampus saya, kurang paham. Saya belum dapat informasi,” tuturnya. (mas/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/