Bergelombang, JLS di Ruas Jalan KH Hasyim Asy’ari Membahayakan

BUGULKIDUL – Pengendara sering dibuat tidak nyaman saat melintas di Jalan KH Hasyim Asy’ari. Ruas jalur lingkar selatan (JLS) Kota Pasuruan ini bergelombang. Sehingga, berpotensi membahayakan pengendara. Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII pun berjanji memperbaiki.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, jalan yang merupakan kewenangan nasional ini penuh gelombang di sisi selatan. Gelombang ini memiliki ketinggian yang berbeda-beda. Mulai 10 sentimeter sampai 30 sentimeter. Tak ayal, kondisi ini pun dikeluhan sejumlah pengendara.

Seperti yang diutarakan Mahmud, warga Kelurahan Sekarsono, Kecamatan Purworejo. Ia mengungkapkan, dirinya harus ekstra berhati-hati saat melintas di JLS. Terutama ketika berkendara malam hari. Selain karena jalannya bergelombang, ruas JLS ini dilintasi oleh kendaraan besar dengan kecepatan tinggi.

“Kalau tidak berhati-hati bisa berakibat fatal. Sebab, gelombang di jalan tidak begitu terlihat karena berada di pinggiran. Cuma jika pengendara melaju kencang dan mengenainya bisa terjatuh. JLS ini termasuk jalur cepat,” jelasnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN VIII Sentot Wijayanto membenarkan bahwa JLS arah Probolinggo ini membahayakan. Sebab, jalannya banyak gelombang. Pihaknya pun berjanji untuk memperbaikinya. Rencana perbaikan ini sudah dimasukkan dalam tahun anggaran 2019.

“Iya. Kami memang akan memperbaikinya mulai dari simpang empat Purutrejo sampai simpang tiga Blandongan sepanjang kurang lebih tiga kilometer. Insya Allah perbaikannya akan dilakukan tahun ini,” ungkap Sentot. (riz/fun)