alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

TPP Pegawai Pemkab Pasuruan Bakal Dihapus, Diganti Tunjangan Kinerja

PASURUAN – Sejak tahun 2017 lalu, aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Pasuruan diberikan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) selain gaji. Namun, mulai tahun 2019 mendatang, Pemkab Pasuruan akan mengubah pemberian TPP menjadi Tunjangan Kinerja.

Dengan begitu, besar kecilnya tunjangan tergantung beban pekerjaan. Ini berarti, ASN yang mendapatkan bobot pekerjaan lebih besar dan berat akan mendapatkan tunjangan yang lebih besar.

Agus Sutiadji, sekretaris daerah Kabupaten Pasuruan mengatakan, sejauh ini Pemkab Pasuruan masih terus merusmuskan dan berdiskusi terus terkait rencana pembagian Tunjangan Kinerja yang akan diberikan tahun depan. Bahkan, rencana perubahan TPP ini sudah dipaparkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan RB).

“Setelah ada evaluasi jabatan, saya sudah langsung memaparkan ke Kemenpan RB terkait perubahan TPP menjadi Tunjangan Kinerja ini. Dan, tahun depan kita pastikan tunjangan akan diberikan berdasarkan kinerja,” jelasnya.

TPP di Pemkab Pasuruan memang baru diberikan sejak tahun 2017 lalu. Ini, bermula dari gaji pegawai yang sudah beberapa tahun tidak dinaikkan. Dengan perhitungan inflasi dianggap tidak seimbang, jadi pegawai Pemkab Pasuruan diberikan tambahan perbaikan penghasilan per-awal tahun 2017 lalu.

TPP sendiri saat ini masih tergantung dari eselon dan pangkat pegawai. Paling rendah diberikan Rp 1,2 juta dan tertinggi mencapai Rp 12 juta per bulannya. Namun, TPP ini tidak diberikan kepada guru yang memiliki sertifikasi atau yang mendapatkan jasa pelayanan untuk tenaga medis agar tidak double.

Namun, menurut Agus Sutiadji, TPP yang diberikan bukan kurang bagus. Melainkan, hanya disempurnakan lagi. Sehingga, dari hasil evaluasi, maka ada perubahan agar TPP diberikan berdasarkan kinerja pegawai.

“Kalau sebelumnya kan, TPP berdasarkan eselon dan pangkat. Tapi, nanti tiap eselon kami bagi lagi kelas-kelasnya. Sehingga, Tunjangan Kinerja akan berdasarkan kelas masing-masing yang sudah kami bagi berdasarkan bobot kerjanya,” jelasnya.

Terkait berapa besaran anggaran dalam RAPBD tahun depan, masih dikaji lagi sesuai kemampuan anggaran Pemkab Tahun 2019 mendatang. Sedangkan anggaran TPP ASN tahun 2018 sebesar Rp 83 miliar. (eka/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Usai Donor Darah, Bold Riders-Super Soccer Pasuruan Tanam Pohon

Tanaman kayu putih dipilih karena ini adalah tanaman obat.

Jualan Buah di Jl Juanda, Putri Polisi Dijambret, Ini Modusnya  

Korban melaporkan pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario merah.

Innalillahi, Pulang Kerja, PNS Pemkab Pasuruan Tewas Tertabrak Truk Tronton

Sore itu, Slamet Supriyanto hendak pulang ke rumahnya usai bekerja. Ia mengendarai motor Honda Vario bernopol N 2175 TBL dari arah utara ke selatan.

Kaliputih Sumbersuko Gempol Kembali Tercemar Busa Berlimpah

Kondisi sungai tercemar busa itu bukan kali ini terjadi. Pada pertengahan Agustus lalu, kondisi serupa juga pernah terjadi.

Komunitas Difabel Antusias Ikuti Donor Darah Bold Riders Probolinggo

Dalam aksi sosial ini, Difabel Motorcycle Indonesia (DMI) Probolinggo turut serta menjadi pendonor.