alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Inflasi Naik, UMK 2020 Kab Probolinggo Dipastikan Ada Kenaikan

PROBOLINGGO, Radar Bromo– Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo, bakal segera membahas dan mengkaji Upah Minimum kabupaten (UMK) setempat. Meski belum bisa memprediksi UMK 2020, Disnaker memastikan jika UMK 2020 akan naik.

Hal itu diungkap Hudan, Kepala Disnkaer Kabupaten Probolinggo. Menurutnya, untuk menentukan UMK 2010, pihaknya tidak bisa berasumsi. “Kami harus menggelar rapat untuk menentukan besaran UMK, ” katanya saat dikonfirmasi Rabu (30/10) siang.

Rapat penentuan jumlah besaran UMK sendiri akan berlangsung pada waktu dekat. Disnaker akan menggelar rapat bersama para pengusaha pada minggu depan. Sebelum itu, pihaknya akan membuat kajian mengenai harga pasar dan inflasi. Pasalnya, besaran umk ditentukan berdasarkan hal itu.

“Ppenentuan UMK tidak bisa kami lakukan sendiri. Harus ada kebijakan yang diambil bersama dengan pihak pihak terkait, ” jelasnya.

Tahun ini UMK Kabupaten Probolinggo berkisar Rp 2,3 juta. Naik dari tahun sebelumnya berkisar Rp 1,9 juta. Hudan menjelaskan, untuk tahun depan pihaknya memastikan bahwa UMK akan naik. Sebab, inflasi di Kabupaten Probolinggo saat ini terus naik.

Sebelumnya pada kenaikan UMK 2018 ke 2019 sedikit mendapatkan pertentangan dari pada beberapa pengusaha. Pasalnya, mereka merasa tidak bisa membayar besaran UMK yang ditetapkan oleh Pemprov itu.  (sid/fun)

PROBOLINGGO, Radar Bromo– Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo, bakal segera membahas dan mengkaji Upah Minimum kabupaten (UMK) setempat. Meski belum bisa memprediksi UMK 2020, Disnaker memastikan jika UMK 2020 akan naik.

Hal itu diungkap Hudan, Kepala Disnkaer Kabupaten Probolinggo. Menurutnya, untuk menentukan UMK 2010, pihaknya tidak bisa berasumsi. “Kami harus menggelar rapat untuk menentukan besaran UMK, ” katanya saat dikonfirmasi Rabu (30/10) siang.

Rapat penentuan jumlah besaran UMK sendiri akan berlangsung pada waktu dekat. Disnaker akan menggelar rapat bersama para pengusaha pada minggu depan. Sebelum itu, pihaknya akan membuat kajian mengenai harga pasar dan inflasi. Pasalnya, besaran umk ditentukan berdasarkan hal itu.

“Ppenentuan UMK tidak bisa kami lakukan sendiri. Harus ada kebijakan yang diambil bersama dengan pihak pihak terkait, ” jelasnya.

Tahun ini UMK Kabupaten Probolinggo berkisar Rp 2,3 juta. Naik dari tahun sebelumnya berkisar Rp 1,9 juta. Hudan menjelaskan, untuk tahun depan pihaknya memastikan bahwa UMK akan naik. Sebab, inflasi di Kabupaten Probolinggo saat ini terus naik.

Sebelumnya pada kenaikan UMK 2018 ke 2019 sedikit mendapatkan pertentangan dari pada beberapa pengusaha. Pasalnya, mereka merasa tidak bisa membayar besaran UMK yang ditetapkan oleh Pemprov itu.  (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/